Man City Sering Rotasi Skuat, Guardiola Beberkan Alasannya
Richard Andreas | 28 Februari 2019 15:30
Bola.net - - Pep Guardiola dikenal sebagai salah satu pelatih yang sering mengutak-atik susunan skuatnya di Manchester City. Pemain sehebat Sergio Aguero, dan Raheem Sterling sering menjadi korban ketegasan Guardiola ini.
Skuat Man City memang cukup mumpuni untuk sering melakukan rotasi. Perbedaan kualitas pemain inti dengan pemain cadangan tidak terlalu jauh, yang artinya Guardiola bisa lebih bebas mengutak-atik skuat.
Musim 2018/19 ini saja, kekuatan Man City tidak terlalu tereduksi ketika Kevin De Bruyne lebih banyak menepi lantaran cedera panjang. Man City masih punya Bernardo Silva, salah satu pemain terfavorit Guardiola
Bagaimana penjelasan Guardiola soal rotasi skuat ini? Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Wajib
Menurut Pep, rotasi skuat adalah kewajiban bagi tim sebesar Man City yang bersaing di banyak kompetisi. Dia tidak bisa memainkan line-up yang itu-itu saja, sebab pemain akan rentan cedera dan justru membahayakan tim.
"Kami tidak bisa cuma bermain dengan Bernardo [Silva] dan Raheem [Sterling]. Mereka harus berlatih lebih keras, bersaing lebih keras sebab mereka akan bermain lebih banyak laga," kata Pep di Mancity.com.
"Kami mencetak gol melawan Schalke karena Leroy [Sane]. Kami tidak bisa mempertahankan pemain yang sama setiap tiga hari. Semua pemain harus berkontribusi."
"Kami tidak bisa berjalan hanya dengan Sergio [Aguero] - dalam 15 menit terakhir dia kelelahan," lanjut Pep.
Perlu Setiap Bantuan

Lebih lanjut, jika Man City ingin menjadi juara, Guardiola percaya rotasi memang salah satu penentu. Kini Man City sudah memasuki bulan yang padat, artinya Guardiola memerlukan setiap pemain untuk siap bertanding.
"Ketika anda bermain tiga hari sekali, di Maret dan April, itu sangat menuntut. Semua pemain perlu sedikit waktu istirahat, dan kami membutuhkan semua pemain untuk membantu berjuang di semua kompetisi yang masih bisa kami raih."
"Sekarang kami memiliki jarak [cukup lebar] antara dua tim puncak dengan peringkat ketiga [Premier League]," tandas dia.
Guardiola bicara soal selisih poin antara Liverpool, Man City, dengan Tottenham Hotspur di peringkat ketiga. The Reds dan Man City mulai tidak terkejar.
Berita Video
Berita video para pemain yang berpeluang menggantikan Philippe Coutinho di Barcelona.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










