Manajer Swansea Lupakan Perselisihan Dengan Mourinho
Editor Bolanet | 12 September 2014 03:45
- Manajer Swansea City Gary Monk menegaskan bahwa dirinya tak punya masalah dengan manajer Chelsea Jose Mourinho jelang keduanya bertemu di Stamford Bridge akhir pekan ini.
Sebelumnya Mourinho pernah menolak bersalaman dengan Monk saat The Blues mengalahkan The Swans 1-0 di Liberty Stadium pada bulan April lalu. Namun rupanya Monk saat ini hanya ingin melupakan perselisihan tersebut.
Dia tidak mau bersalaman dengan saya setelah pertandingan sebelumnya, tapi mungkin saja saya bukan satu-satunya dan itu bukan masalah besar. Saya ingin bersalaman dan menyelesaikan semuanya secara baik-baik di akhir pertandingan, dan tentu saja saya akan bersalaman dengan dia akhir pekan ini, ucapnya seperti dilansir Sports Mole.
Monk sendiri justru sangat menghormati sosok Mourinho dan ia berpendapat bahwa pria asal Portugal itu pantas menyandang gelar pelatih legendaris karena sudah berhasil memenangkan sejumlah gelar bergengsi.
Dia adalah manajer top, seseorang yang sangat dihormati di sepakbola Dia sudah memenangkan gelar di level tertinggi dan berada di jajaran pelatih elit. Ia memiliki status legendaris sebagai seorang manajer.
Dia memenangkan sesuatu secara teratur dan sudah berhasil menangani beberapa klub top di Eropa. Dia adalah sosok yang saya jadikan contoh. (sm/ada)
Sebelumnya Mourinho pernah menolak bersalaman dengan Monk saat The Blues mengalahkan The Swans 1-0 di Liberty Stadium pada bulan April lalu. Namun rupanya Monk saat ini hanya ingin melupakan perselisihan tersebut.
Dia tidak mau bersalaman dengan saya setelah pertandingan sebelumnya, tapi mungkin saja saya bukan satu-satunya dan itu bukan masalah besar. Saya ingin bersalaman dan menyelesaikan semuanya secara baik-baik di akhir pertandingan, dan tentu saja saya akan bersalaman dengan dia akhir pekan ini, ucapnya seperti dilansir Sports Mole.
Monk sendiri justru sangat menghormati sosok Mourinho dan ia berpendapat bahwa pria asal Portugal itu pantas menyandang gelar pelatih legendaris karena sudah berhasil memenangkan sejumlah gelar bergengsi.
Dia adalah manajer top, seseorang yang sangat dihormati di sepakbola Dia sudah memenangkan gelar di level tertinggi dan berada di jajaran pelatih elit. Ia memiliki status legendaris sebagai seorang manajer.
Dia memenangkan sesuatu secara teratur dan sudah berhasil menangani beberapa klub top di Eropa. Dia adalah sosok yang saya jadikan contoh. (sm/ada)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














