Manchester United Cari Manajer Baru? Kenapa Tidak Pilih Ryan Giggs Saja
Asad Arifin | 12 Oktober 2020 11:15
Bola.net - Mantan pemain Manchester United, Mark Hughes, menilai Ryan Giggs cocok untuk menjadi manajer Setan Merah di masa depan. Hanya saja, Ryan Giggs harus lebih dulu sukses bersama Wales.
Manchester United kesulitan untuk mendapat manajer yang tepat sejak era Sir Alex Ferguson berakhir. Setan Merah sudah menunjuk banyak nama top, tetapi belum mendapat hasil maksimal.
David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho berakhir dengan perpisahan. Lalu, Setan Merah kini ditangani Ole Gunnar Solskjaer.
Sebagai 'orang dalam' Solskjaer diharap bisa mengembalikan kejayaan United. Musim 2019/2020 berjalan cukup menjanjikan bagi United. Namun, musim 2020/2021 dimulai dengan cara yang buruk.
Ryan Giggs Cocok untuk Latih Manchester United?
Nasib Ole Gunnar Solskjaer kini disebut berada di ujung tanduk. Kekalahan 6-1 dari Tottenham telah menimbulkan rasa tidak puas di ruang ganti. Bukan tidak mungkin pria asal Norgewegia kehilangan jabatan.
Mark Hughes menilai Ryan Giggs bisa dipertimbangkan untuk menjadi manajer United selanjutnya. Sebab, dia sudah membuktikan diri cukup matang sebagai manajer bersama timnas Wales.
"Saya pikir Ryan Giggs berada di tempat yang baik dalam karir manajemennya. Dia sedang dalam tren naik," ucap Mark Hughes dikutip dari BBC Sport.
"Dia mungkin lebih layak mendapat kesempatan di United daripada saat Louis van Gaal pergi pada 2016. Mungkin mereka melihat CV-nya tidak cukup kuat pada saat itu, tetapi jika dia pergi ke Euro 2021 dan melakukannya dengan baik, maka tidak ada alasan mengapa tidak makai jasanya," kata Mark Hughes.
Bukan Sekadar 'Orang Dalam'
Salam seperti Solskjaer, Ryan Giggs juga 'orang dalam' di United. Bahkan, Ryan Giggs punya masa bakti lebih panjang. Sang kapten itu menghabiskan 24 tahun karir profesionalnya sebagai pemain United.
Namun, menurut Mark Hughes, modal utama Ryan Giggs untuk bisa menjadi manajer United bukan hanya karena status legenda.
"Ryan Giggs bekerja sangat dekat dengan Louis van Gaal, yang menurut saya merupakan keputusan yang bagus. Saya pikir ada maksud agar dia mengambil alih peran itu ketika Van Gaal pergi. Itu tidak terjadi [MU memilih Mourinho]," kata Mark Hughes.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga:
Civil War! Manchester United dan Liverpool Dukung Premier League Hanya Diikuti 18 Klub
Apa Kata Edinson Cavani Soal Rekrutan Manchester United, Facundo Pellestri?
Brandon Williams Harus Memaksa Manchester United Melepasnya Januari 2021
Plot Twist! Bukan ke MU, Pochettino Justru Mungkin Latih man City
Adrian Banjir Kritik, Liverpool Ngotot Tak Beli Kiper Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












