Manchester United Gelontorkan Rp2,8 Triliun untuk Duo Mbeumo-Cunha, Masihkah Butuh Striker Murni?
Richard Andreas | 22 Juli 2025 07:30
Bola.net - Lini depan menjadi prioritas utama perbaikan Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Produktivitas gol mereka di Premier League musim lalu hanya 44 gol, angka terburuk sejak kampanye 1973/1974.
Rata-rata 1,15 gol per pertandingan membuktikan betapa akutnya krisis efektivitas di sektor ofensif. Kondisi ini mendorong manajemen klub mengambil langkah drastis.United menggelontorkan dana £127,5 juta atau setara sekitar Rp2,8 triliun untuk merekrut dua pemain penyerang.
Bryan Mbeumo didatangkan dari Brentford dengan mahar £65 juta, sementara Matheus Cunha diambil dari Wolves.Namun muncul dilema baru karena kedua pemain tersebut bukanlah striker sejati. Mbeumo dan Cunha lebih efektif beroperasi di belakang penyerang utama, bukan sebagai target man.
Hojlund Masih Dipertanyakan, Zirkzee Tak Meyakinkan

Chris Sutton, eks penyerang Blackburn Rovers, mengakui kebutuhan United untuk memperkuat lini serang mereka. Menurutnya, Mbeumo membawa atribut penting seperti etos kerja tinggi, energi berlimpah, dan kemampuan mencetak gol.
"Mbeumo memang tidak murah, namun demikianlah harga pemain Premier League yang sudah teruji. Mereka menginginkan pemain yang bukan sekadar talenta muda, melainkan sosok yang telah membuktikan kemampuannya," tegas Sutton.
Sutton juga mempertanyakan apakah United masih memerlukan striker murni mengingat performa yang ada. Rasmus Hojlund hanya berhasil mencetak empat gol liga pada musim sebelumnya.
Sementara itu, Joshua Zirkzee bahkan lebih minim dengan tiga gol saja. Kedua catatan ini menguatkan keraguan terhadap ketajaman lini depan United.
Kabar sempat beredar bahwa United tertarik merekrut Liam Delap dengan bandrol £30 juta. Namun pemain tersebut akhirnya memilih bergabung dengan Chelsea.
Pascapengeluaran besar-besaran ini, manajemen masih dilema antara mencari striker baru atau tetap mengandalkan Hojlund. Keputusan ini menjadi krusial mengingat investasi yang telah dikeluarkan.
Opsi Terbatas, Keuangan Jadi Pertimbangan
Kendala finansial menjadi faktor pembatas dalam pencarian striker tambahan. United belum meraup pemasukan signifikan dari penjualan pemain, kecuali dari klausul transfer Elanga dan Carreras.
Nama seperti Ollie Watkins dari Aston Villa dinilai terlalu mahal untuk dikejar. Di sisi lain, opsi pemain bebas transfer seperti Dominic Calvert-Lewin dan Jamie Vardy dianggap mengandung risiko tinggi.
Hojlund sendiri didatangkan dengan investasi £72 juta dari Atalanta tahun lalu. Kontraknya masih berlaku hingga 2028, sehingga menjualnya sekarang tidak akan mengembalikan nilai investasi.
Meskipun performanya belum memuaskan, Sutton menilai Hojlund juga belum mendapat peluang memadai. Namun di sisi lain, pemain Denmark itu belum menunjukkan insting finishing yang mumpuni.
Mbeumo Harus Tampil Instan, Bisa Jadi Solusi Sementara

Kedatangan Mbeumo tetap dipandang sebagai langkah positif terlepas dari isu striker. Musim lalu, winger Kamerun itu mencetak 20 gol di Premier League, hanya kalah dari trio Salah, Isak, dan Haaland.
Namun pencapaian tersebut merupakan kali pertama Mbeumo menembus angka dua digit gol dalam satu musim liga. Konsistensi menjadi pertanyaan besar mengingat rekor sebelumnya.
Data statistik menunjukkan Mbeumo mencetak gol jauh di atas nilai expected goals (xG) sebesar 12,3. Fenomena semacam ini jarang terjadi dan sulit untuk direplikasi secara konsisten.
Dalam lima musim terakhir, hanya 14 pemain yang mampu melampaui xG mereka lebih dari lima gol. Fakta ini menimbulkan keraguan apakah performa gemilang Mbeumo dapat bertahan.
"Dia memang tampil baik di Brentford, tetapi bermain untuk Man United sangat berbeda. Dengan segala hormat, tidak ada tekanan ekspektasi di Brentford," ujar Sutton.
"Di United, dia akan menghadapi tekanan untuk langsung tampil impresif sejak hari pertama," tambahnya mengingatkan perbedaan level ekspektasi.
Konsistensi Jadi Kunci, Amorim Harapkan Pemain Andal
Keunggulan utama Mbeumo terletak pada fleksibilitas posisinya di lapangan. Ia mampu bermain di sayap kanan, posisi tengah, maupun berperan sebagai false nine.
Kombinasinya dengan Cunha yang lebih sering beroperasi dari sisi kiri memberikan variasi taktis bagi United. Keduanya menawarkan solusi kreatif untuk diversifikasi serangan tim.
Mbeumo juga tercatat sebagai pemain dengan sentuhan bola terbanyak per 90 menit di antara pencetak 15+ gol musim lalu. Keterlibatannya dalam permainan tidak terbatas pada mencetak gol, tetapi juga kontribusi assist.
Sosok berpengalaman seperti Mbeumo diperkirakan cocok dengan sistem Ruben Amorim. Berbeda dengan pemain inkonsisten seperti Garnacho atau Antony, Mbeumo menawarkan stabilitas yang dibutuhkan.
Kontribusi dan konsistensi Mbeumo diyakini menjadi bagian vital dari strategi United musim ini. Investasi besar tersebut diharapkan dapat mengubah nasib lini serang Setan Merah.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Masih Bisa Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 18 September 2026, 17:22
-
Todd Boehly Lepas Saham Chelsea, Begini Reaksi Xabi Alonso
Liga Inggris 18 September 2026, 16:47
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 16:33
-
Jadwal Premier League 2026/27 Pekan Ke-5: Head-to-Head Beberapa Laga Menarik di Vidio
Liga Inggris 18 September 2026, 16:13
LATEST UPDATE
-
MU Terpuruk, Michael Carrick Tegaskan Tak Pikirkan Masa Depannya
Liga Inggris 18 September 2026, 23:25
-
Mikel Arteta Bicara Kontrak Baru di Arsenal: Tidak Perlu Khawatir
Liga Inggris 18 September 2026, 22:50
-
Persaingan Asian Games 2026 Womens Basketball: Jepang Mendominasi Grup B Saksikan di Vidio
Basket 18 September 2026, 22:38
-
Dibandingkan Sir Alex Ferguson, Begini Respons Mikel Arteta
Liga Inggris 18 September 2026, 21:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Isenmulang 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:14
-
Hasil Madura United vs PSIM: Laskar Sape Kerrab Comeback dan Menang 2-1
Bola Indonesia 18 September 2026, 21:02
-
Wajah Baru Timnas Belanda di Era Xavi Hernandez, Memphis Depay Tidak Dipanggil
Piala Eropa 18 September 2026, 20:34
-
Cristiano Ronaldo Kembali Dipanggil Portugal untuk Nations League
Piala Eropa 18 September 2026, 20:26
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Absen
Tim Nasional 18 September 2026, 20:18
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Java United 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 18:48
-
Timnas Spanyol Umumkan Skuad Nations League, Josep Martinez dan Dean Huijsen Kembali
Piala Eropa 18 September 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

