Mancini: Premier League Sudah Berakhir
Editor Bolanet | 28 Maret 2013 19:50
- Roberto Mancini sudah mengaku kalah dalam perebutan gelar juara Premier League musim ini. Ia mengaku sudah tak bisa lagi mengejar Manchester United di puncak klasemen.
Manchester City saat ini tertinggal 15 poin dari United. Dengan sembilan laga saja yang tersisa, peluang City untuk kembali bertahta musim ini memang sangat kecil.
Meski sudah mengaku menyerah, mancini tak mau begitu saja melepas semua pertandingan sisa musim ini. Pelatih asal Italia ini ingin timnya terus memberikan penampilan maksimal sampai akhir musim.
Perburuan gelar juara sudah berakhir. namun hal itu tak mengubah apa pun karena kami tetap harus menunjukkan penampilan terbaik sampai akhir. Semua tim top harus melakukan itu. Lagipula kami masih punya semifinal Piala FA, ujar Mancini.
Mancini memang tak bisa terlalu santai jika melihat papan klasemen. berada di belakang mereka dengan jarak empat poin. Di belakangnya lagi, ada Tottenham yang terus menguntit dengan selisih lima poin. (sky/hsw)
Manchester City saat ini tertinggal 15 poin dari United. Dengan sembilan laga saja yang tersisa, peluang City untuk kembali bertahta musim ini memang sangat kecil.
Meski sudah mengaku menyerah, mancini tak mau begitu saja melepas semua pertandingan sisa musim ini. Pelatih asal Italia ini ingin timnya terus memberikan penampilan maksimal sampai akhir musim.
Perburuan gelar juara sudah berakhir. namun hal itu tak mengubah apa pun karena kami tetap harus menunjukkan penampilan terbaik sampai akhir. Semua tim top harus melakukan itu. Lagipula kami masih punya semifinal Piala FA, ujar Mancini.
Mancini memang tak bisa terlalu santai jika melihat papan klasemen. berada di belakang mereka dengan jarak empat poin. Di belakangnya lagi, ada Tottenham yang terus menguntit dengan selisih lima poin. (sky/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Kalahkan AS Roma, Nasib Michael Carrick Belum Aman dari Pemecatan!
Liga Inggris 4 November 2026, 20:04
-
Mengapa Selebrasi Lepas Baju Dihukum Kartu Kuning? Ini Sejarah dan Alasannya
Liga Champions 4 November 2026, 19:27
-
Matheus Cunha Terancam Dapat Sanksi Tambahan Usai MU Kalahkan Roma
Liga Champions 4 November 2026, 19:23
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




