Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Editor Bolanet | 20 Januari 2026 08:25
Bola.net - Josep Guardiola akhirnya bisa tersenyum lebar. Di tengah badai cedera yang menghantam lini belakang Manchester City, solusi krusial akhirnya tiba di Etihad Stadium.
Marc Guehi resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar The Citizens. Bek Timnas Inggris ini diboyong dari Crystal Palace dengan kontrak jangka panjang hingga 2031.
Kedatangan bek berusia 25 tahun ini menjadi suntikan tenaga yang sangat dibutuhkan. Pasalnya, City sedang pincang akibat absennya pilar utama seperti Ruben Dias dan Josko Gvardiol.
Namun, Guehi belum bisa langsung merumput di Liga Champions. Ia absen saat City melawan Bodo/Glimt karena regulasi pendaftaran pemain fase grup.
Puji Kualitas dan Mentalitas Guehi

Guardiola tak bisa menyembunyikan rasa puasnya atas transfer ini. Ia secara khusus mengapresiasi gerak cepat manajemen klub dalam mengamankan tanda tangan sang pemain.
"Dia bek tengah top, sudah bermain untuk tim nasional. Saya ingin sampaikan terima kasih pribadi saya kepada klub," buka Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu menilai Guehi punya paket lengkap. Selain kemampuan teknis, keinginan kuat sang pemain untuk bergabung menjadi nilai plus.
"Dia ada di usia emas untuk bermain bertahun-tahun, dia bisa main di kanan atau kiri. Dan dia spesial karena dia ingin memilih kami," lanjut Pep.
Kondisi darurat di lini pertahanan membuat transfer ini terasa makin vital.
"Masalah yang kami punya di lini belakang beberapa bulan ke depan membuat kehadirannya di sini sangat penting," tegasnya.
Realitas Pahit Skuad Muda
Guardiola menyadari timnya sedang tidak dalam performa terbaik. Kekalahan 0-2 dari Manchester United akhir pekan lalu menjadi bukti inkonsistensi skuad mudanya.
Total ada 11 pemain yang harus menepi karena cedera. Situasi ini memaksa Guardiola menurunkan banyak pemain baru yang belum genap setahun di tim.
"Saat tandang ke Newcastle kami terlihat siap, tiga hari kemudian tidak. Inkonsistensi ini normal," aku Guardiola.
Membangun chemistry di tengah badai cedera jelas bukan perkara mudah. Guardiola meminta fans untuk memaklumi proses adaptasi yang sedang berjalan.
"Kami punya 11 pemain absen hari ini. Dan kami punya banyak pemain yang belum genap setahun di sini, Anda butuh waktu," belanya.
Ia mengenang masa-masa kejayaan saat timnya bisa meraih tujuh kemenangan beruntun. Hal itu terjadi karena stabilitas di lini belakang.
"Saya suka melakukan rotasi, tapi ketika Anda punya empat bek yang konsisten, itu membantu. Saat situasi seperti sekarang, wajar kami naik turun," jelasnya.
Pantang Cengeng Soal Rumput Sintetis
Kini fokus Guardiola beralih ke laga melawan Bodo/Glimt. Tantangan makin berat karena mereka harus bermain di atas rumput sintetis di Norwegia.
Demi adaptasi, City melakukan hal yang tak biasa. Mereka berlatih di stadion lawan pada malam sebelum pertandingan, sesuatu yang jarang dilakukan Pep.
"Ada dua argumen soal itu, pertama lapangannya berbeda, itu sebabnya kami latihan di sini malam sebelumnya," ungkap Pep.
"Kami belum pernah melakukan itu sejak saya di Manchester. Tapi kami harus melihat pantulan bola dan operan pendeknya," sambungnya.
Meski kondisi lapangan sulit, Guardiola melarang keras anak asuhnya mencari kambing hitam. Mentalitas juara menjadi harga mati.
"Argumen kedua, hidup tak pernah mudah. Jika kalian mulai menangis (mengeluh), kalian tak bisa capai apa yang sudah kita raih di masa lalu," tegas Pep.
Sang manajer menutup sesi dengan pesan menohok soal pengendalian diri.
"Kami selalu positif, berkaca dan mengatakan apa yang harus dilakukan. Ada situasi yang memang tak bisa Anda kendalikan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

