Marcus Rashford: Saya Bersyukur Bisa Memperkuat Manchester United di Usia Muda
Yaumil Azis | 14 Oktober 2020 11:42
Bola.net - Bermain di klub besar seperti Manchester United, bagi pemain muda, terkadang menajdi sebuah beban besar. Namun tidak bagi Marcus Rashford yang menganggapnya sebagai berkah tersendiri.
Rashford merupakan pemain jebolan tim akademi yang telah berstatus sebagai pemain Manchester United di tahun 2005. Berkat kerja keras, ia berhasil mencatatkan penampilan debut bersama tim utama pada tahun 2016 lalu.
Ia ditunjuk sebagai pengganti Anthony Martial yang cedera menjelang laga kontra Midtjylland di pentas Liga Europa. Rashford menandai penampilan debutnya tersebut dengan dua gol serta kemenangan telak 5-1.
Tiga hari berselang, Rashford kembali tampil cemerlang saat Manchester United bertemu Arsenal di ajang Premier League. Ia mengantongi dua gol dan satu assist dalam laga yang sukses dimenangkan the Red Devils dengan skor 3-2 itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bersyukur Bisa Memperkuat MU
Sejak saat itu, Rashford tidak pernah lagi kembali ke tim muda Manchester United. Meski penghuni kursi kepelatihan selalu mengalami pergantian, dari Louis Van Gaal hingga Ole Gunnar Solskjaer sekarang, Rashford selalu menjadi pilihan.
Semuanya dilalui saat dirinya masih berusia belia. Sekarang umurnya sudah 22 tahun. Rashford mengaku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan bermain di Manchester United saat masih muda.
"Saya pikir bermain untuk United dan Timnas Inggris di usia yang muda membantu saya menjadi lebih dewasa lebih cepat dari yang saya bayangkan," ujarnya dikutip dari Sports Mole.
"Saya bersyukur atas kesempatan itu dan sangat senang bisa berada dalam posisi itu. Saya merasa sudah menjadi sangat dewasa. Saya merasa bebas untuk berbicara untuk hal yang saya rasakan dengan sangat kuat," lanjutnya.
Tentang Kebebasan Berbicara
Rashford banyak berbicara soal hal-hal genting di dunia, salah satunya adalah kasus rasisme yang seringkali terjadi di dunia sepak bola. Raheem Sterling dan Danny Rose adalah dua orang yang menginspirasi dirinya untuk berbicara.
"Ada banyak orang yang berbicara soal masalah yang mereka rasakan sangat kuat dan itu memberi anda elemen kebebasan untuk berbicara mengenai hal yang penting untuk anda," tutur Rashford.
"Itulah bagaimana pertama kali saya mulai berbicara atas sesuatu yang saya pikir benar. Saya tidak yakin para pemain seharusnya merasa salah karena melakukan itu."
"Semakin dan menjadi semakin penting bagi orang-orang untuk melakukan itu, lebih banyak pembuka mata terhadap seberapa banyak orang yang bisa kami bantu dan pengaruhi. Bagi saya, adalah hal yang baik dan positif bahwa orang-orang merasa bebas untuk berbicara," pungkasnya.
(Sports Mole)
Baca Juga:
- Saran Buat Mauricio Pochettino: Pilih Manchester United, Jangan Manchester City
- Amarah Bruno Fernandes pada Solskjaer Saat MU kalah 1-6 Diklaim Hanya Kabar Bohong
- Saingi Man City, Manchester United Juga Kepincut Jules Kounde
- Victor Lindelof pun Bingung Mengapa MU Bobrok di Awal Musim
- Sudah Ada Cavani, Manchester United Masih Dambakan Erling Haaland?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





