Martinez Cibir Filosofi Pragmatis Mourinho
Editor Bolanet | 22 Februari 2014 15:47
- Jelang bentrok pekan ini, manajer , Roberto Martinez mengaku bersyukur tidak mengorbankan filosofinya demi trofi sebagaimana dilakukan Jose Mourinho di .
Menurut pria asal Spanyol itu, The Blues tak bisa bermain atraktif layaknya The Toffees, Manchester City atau karena Mourinho berada dalam tekanan untuk menang - baik itu dari nilai mahal timnya maupun tuntutan sukses instan Roman Abramovich, sehingga ia memilih bermain pragmatis.
Saat Anda berada di klub dengan dana belanja besar, satu-satunya yang penting adalah menang, bukan? Anda harus menang. Peran Anda ditentukan dari kemenangan. Tapi saya tidak mendikte klub lain. Saya paham saat Anda punya banyak uang, Anda dinilai dari kemenangan, ujarnya.
Martinez pun senang karena Everton memberinya ruang untuk membangun tim yang bermain sesuai filosofinya. Saya sedikit lebih romantis. Cara kami menang menentukan sejauh mana kami melangkah. Tiap klub berbeda. Saya hanya merasa cara kami menang sangat vital untuk sukses kami, imbuhnya.
Ia pun mengisyaratkan jika trofi pun bisa diraih tanpa mengorbankan filosofi sebagaimana ia memandu Wigan Athletic menjuarai FA Cup. Setiap manajer punya filosofi berbeda. Saya bekerja dengan cara tertentu, jadi saya takkan memenangi trofi kecuali dengan jalan itu, tegasnya.
Apakah Anda sepakat dengan filosofi Martinez tersebut? Ataukah lebih setuju dengan teori Mourinho? Sisipkan komentar pintar Anda sembari membagi luas berita ini ya. [initial]
(mir/row)
Menurut pria asal Spanyol itu, The Blues tak bisa bermain atraktif layaknya The Toffees, Manchester City atau karena Mourinho berada dalam tekanan untuk menang - baik itu dari nilai mahal timnya maupun tuntutan sukses instan Roman Abramovich, sehingga ia memilih bermain pragmatis.
Saat Anda berada di klub dengan dana belanja besar, satu-satunya yang penting adalah menang, bukan? Anda harus menang. Peran Anda ditentukan dari kemenangan. Tapi saya tidak mendikte klub lain. Saya paham saat Anda punya banyak uang, Anda dinilai dari kemenangan, ujarnya.
Martinez pun senang karena Everton memberinya ruang untuk membangun tim yang bermain sesuai filosofinya. Saya sedikit lebih romantis. Cara kami menang menentukan sejauh mana kami melangkah. Tiap klub berbeda. Saya hanya merasa cara kami menang sangat vital untuk sukses kami, imbuhnya.
Ia pun mengisyaratkan jika trofi pun bisa diraih tanpa mengorbankan filosofi sebagaimana ia memandu Wigan Athletic menjuarai FA Cup. Setiap manajer punya filosofi berbeda. Saya bekerja dengan cara tertentu, jadi saya takkan memenangi trofi kecuali dengan jalan itu, tegasnya.
Apakah Anda sepakat dengan filosofi Martinez tersebut? Ataukah lebih setuju dengan teori Mourinho? Sisipkan komentar pintar Anda sembari membagi luas berita ini ya. [initial]
Kabar dari Inggris Selaju Kick and Rush!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00













