Mason Mount, Senjata Rahasia Chelsea dari Lini Tengah
Richard Andreas | 19 Agustus 2019 10:40
Bola.net - Mason Mount diprediksi bakal jadi pemain kunci Chelsea di musim pertama Frank Lampard sebagai pelatih. Mount bisa menciptakan ancaman mencetak gol dari lini tengah.
Pemain 20 tahun ini mencetak gol pertamanya untuk tim senior Chelsea pada laga debut kandang melawan Leicester City, Minggu (18/8/2019) malam WIB. Mount membuka keunggulan Chelsea di menit ke-7, sayangnya gol Wilfred Ndidi di babak kedua menyamakan kedudukan jadi 1-1.
Mount tampil luar biasa pada 20 menit pertama. Dia bisa saja mencetak hattrick jika Kasper Schmeichel tidak membuat penyelamatan gemilang pada dua percobaan Mount lainnya.
Mount terbukti sudah siap menjadi andalan Chelsea. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sudah Siap
Pada laga pertama Chelsea melawan MU di pekan sebelumnya, penampilan Mount dikritik karena dianggap belum siap. Kini, Jamie Redknapp yakin Mount sudah menjawab kritik tersebut dengan performa gemilang kala melawan Leicester.
"Ada pertanyaan besar tentang kualitas Mason akhir pekan lalu. Saya mendengar orang-orang berkata: 'apakah dia siap?'. Dia sudah siap, dia membuktikan itu hari ini," kata Redknapp kepada Sky Sports.
"Dan hal itu memberikan Chelsea satu hal yang tidak benar-benar mereka miliki dalam tim, yakni ancaman mencetak gol dari lini tengah. Karena itulah Lampard memilih Mount hari ini, dia membuat perbedaan besar."
Gol Impresif
Lebih lanjut, gol Mount pada pertandingan itu mungkin berbau keberuntungan yang disebabkan oleh kesalahan Ndidi. Namun, Redknapp percaya kualitas Mount terbukti pada caranya memaksakan posisi untuk melepas tembakan.
"Gol itu, saya tahu Ndidi membuat kesalahan dengan sentuhan kedua dan sentuhan ketiganya, tetapi saat Ndidi mengganggunya, Mount tetap bisa menjaga posisinya dan melepaskan tembakan hebat," tutup Redknapp.
Mason Mount tampaknya bakal jadi salah satu idola baru publik Stamford Bridge musim ini, tentu selain Christian Pulisic yang juga punya potensi luar biasa.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







