Mateo Kovacic, Salah Satu Pilar Penting Chelsea yang Jarang Dapat Pujian
Richard Andreas | 17 Maret 2020 14:00
Bola.net - Mateo Kovacic termasuk salah satu pemain underrated di Premier League. Kovacic diyakini memegang peran penting dalam pola permainan Chelsea, yang tidak dipahami banyak orang.
Gelandang 25 tahun ini memang tidak terlalu mencuri perhatian. Tidak seperti N'Golo Kante yang terus berlari dan menekel lawan, tidak seperti Jorginho yang bisa mengatur ritme permainan tim.
Kendati demikian, Kovacic bisa jadi memegang peran yang paling penting di lini tengah Chelsea. Dia adalah pendulum, pemain yang menjaga keseimbangan permainan secara menyeluruh.
Apa maksudnya? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Zero to Hero
Pengakuan terhadap kemampuan Kovacic disampaikan oleh analis Premier League, Alex Harris. Menurutnya, Kovacic yang sekarang sudah jauh lebhi baik dari masa-masa awalnya bersama Chelsea.
"Gelandang krosia ini melangkah from zero to hero, setelah melewati musim impresif di Stamford Bridge," ujar Harris kepada Express.
"Ketika N'Golo Kante disanjung karena reputasinya dan statistik umpan Jorginho membuatnya dipuji, Kovacic adalah pemain yang membuat lini tengah Chelsea bekerja dengan baik."
"Dia percaya diri membawa bola, nyaman dalam transisi antara bertahan dan menyerang, serta tegas saat menekel lawan," imbuhnya.
Mulai Diakui
Tidak bisa dimungkiri, pemain seperti Kovacic memang jarang dipuji. Nasibnya sama dengan Jordan Henderson di Liverpool, yang setelah bertahun-tahun baru mulai mendapatkan pengakuan semusim terakhir.
"Meski baru mencetak dua gol dan tiga assists, detail-detail kecil-lah yang membuat Kovacic sangat penting untuk Chelsea," sambung Harris.
"Musim ini, ketika Jordan Henderson mendapatkan pujian, sudah waktunya kontribusi Kovacic untuk Chelsea pun mendapatkan pengakuan selayaknya," tandasnya.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Chelsea Cari Pengganti Kepa, Kiper MU Jadi Kandidat
- Gantikan Marcos Alonso di Chelsea, Frank Lampard Ingin Beli Alex Telles
- Bruno Fernandes Terbaik EPL Februari 2020, Netizen: Alonso Dirampok
- Mason Mount Abaikan Instruksi Karantina, Chelsea Ambil Tindakan Tegas
- Chelsea Berhenti Kejar Timo Werner, Mengapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









