Mau Pulangkan Scott McTominay? Legenda Man United ini Sebut Setan Merah Harus Keluarkan Dana Jumbo
Dimas Ardi Prasetya | 20 November 2025 14:19
Bola.net - Scott McTominay terus menunjukkan bahwa keputusan meninggalkan Manchester United menuju Napoli pada 2024 bukan langkah keliru. Gelandang 27 tahun itu berkembang pesat di bawah Antonio Conte dan tampil sebagai salah satu pilar paling berpengaruh di Serie A musim lalu. Performanya membuat namanya kembali mencuat, bukan hanya di level klub, tetapi juga untuk negaranya.
Performa gemilang McTominay bersama Timnas Skotlandia mencapai puncaknya setelah ia membantu negaranya lolos ke Piala Dunia 2026. Ini menjadi momen bersejarah, karena Skotlandia terakhir kali tampil di putaran final Piala Dunia pada tahun 1998. McTominay bahkan membuka laga krusial kontra Denmark dengan gol salto sensasional yang menuai pujian luas.
Meski pertandingan tersebut berakhir dramatis dan berlangsung ketat, Skotlandia berhasil mengamankan tiket otomatis. Kontribusi McTominay kembali disorot dan membuktikan betapa penting perannya di momen-momen besar. Kini, ia memasuki fase karier yang semakin matang dan penuh sorotan.
Kebangkitan McTominay membuat spekulasi mengenai masa depannya kembali mencuat. Dengan performa yang stabil dan pengaruhnya yang besar di lini tengah Napoli, pembahasan mengenai kemungkinan kembali ke Old Trafford pun kembali ramai dibahas. Salah satu yang ikut angkat suara adalah legenda Manchester United, Dwight Yorke.
Yorke Sebut MU Harus Siapkan Dana Jumbo

Dwight Yorke menilai mengembalikan McTominay ke Old Trafford bukanlah proses yang sederhana. Mantan striker Manchester United itu menyebut harga sang gelandang telah melonjak drastis sejak tampil luar biasa di Italia dan membawa Skotlandia menembus Piala Dunia. Menurutnya, MU juga harus mengakui kesalahan mereka jika benar ingin memulangkan sang pemain.
Yorke menegaskan bahwa transfer tersebut akan memakan biaya sangat besar. Napoli dikenal sebagai klub yang keras dalam negosiasi, dan performa McTominay sebagai MVP Serie A membuat nilai jualnya semakin tinggi. Dari sudut pandang bisnis, United harus siap berkorban apabila ingin menebus kembali pemain yang mereka lepas dua musim lalu.
Secara pribadi, Yorke percaya McTominay tidak menolak ide kembali ke klub masa kecilnya. Namun, langkah tersebut hanya bisa terjadi jika United benar-benar menunjukkan keseriusan dan komitmen finansial. Yorke menyebut McTominay akan merasa dihargai jika dicari kembali oleh klub yang dulu membesarkannya.
“Anda tahu Man United harus membayar sejumlah uang yang sangat besar untuk mendapatkan kembali McTominay,” kata Yorke kepada Snabbare, melalui Express. “Akan sulit untuk mengakui bahwa mereka telah melakukan kesalahan, tetapi meskipun demikian, ia akan senang karena sekarang ia didukung oleh klub jika mereka benar-benar menginginkannya.”
Kans McTominay Pulang ke MU Dinilai Sangat Tipis

Meski mengakui kemungkinan tersebut secara teori ada, Yorke menilai realisasinya justru sangat kecil. Alasannya, posisi yang dimainkan McTominay saat ini sangat berbeda dengan kebutuhan Manchester United di bawah Ruben Amorim. Conte memberi McTominay peran lebih ofensif, sering masuk ke kotak penalti, dan memaksimalkan kekuatan fisiknya di area serangan.
Sementara itu, Amorim sedang mencari gelandang bertahan murni yang bisa berperan sebagai nomor enam, sesuatu yang menurut Yorke tidak bisa dipenuhi McTominay. Perbedaan kebutuhan taktis ini menjadi penghalang terbesar bagi kemungkinan reuninya dengan Manchester United. Performa bagusnya di Italia justru memperjelas bahwa ia berkembang sebagai pemain box-to-box, bukan gelandang jangkar.
Yorke menilai bahwa memaksa McTominay bermain di posisi yang tidak sesuai hanya akan menciptakan kebingungan baru di dalam skuad. Hal itu membuat transfer balik ke Old Trafford hampir mustahil terjadi, meski McTominay pernah menjadi bagian penting di tim tersebut. Menurut Yorke, situasi ini lebih rumit daripada sekadar kesediaan sang pemain kembali.
“Ia tidak akan menjawab masalah tidak adanya pemain nomor enam,” klaim Yorke. “Mereka mungkin akan menempatkannya lebih jauh di posisi penyerang, yang hanya akan membuat segalanya semakin membingungkan. Itulah mengapa ia tidak akan kembali," klaimnya.
“Kalau dipikir-pikir, seperti semua hal lainnya, ia bisa saja berada di posisi puncak di United suatu hari nanti, tetapi itu tidak pernah semudah itu," tandas Yorke.
Klasemen Liga Inggris
(Express)
Baca Juga:
Andre Onana Bukan Kiper Jelek, Tapi Memang Tidak Cocok untuk MU
MU Digosipkan ingin Angkut Bintang Borussia Dortmund, Ini Kata Fabrizio Romano
Sempurna untuk Taktik Amorim, MU Bakal Bajak Pemain AC Milan Ini?
Refleksi Satu Tahun Ruben Amorim di Manchester United: Sulit, tapi Saya Belajar Banyak!
Liverpool Bisa Bernafas Lega! MU Tidak Ikut Kejar Antoine Semenyo
Lagi, Ruben Amorim Tegaskan Skema 3 Bek Bukan Masalah untuk Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
