Maurizio Sarri Mengaku Kesulitan Ubah Mentalitas Chelsea
Asad Arifin | 21 Januari 2019 12:18
Bola.net - - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri mengeluh soal mentalitas timnya saat bersua Arsenal. Dan, Sarri pun mengakui jika bukan perkara yang mudah untuk mengubah mentalitas Eden Hazard dan kolega.
Chelsea baru saja menelan kekalahan saat berjumpa Arsenal di pekan ke-23 Premier League, Minggu (20/1) dini hari WIB. Pada laga yang digelar di Stadion Emirates, The Blues kalah dengan skor 2-0.
Kekalahan memang tidak membuat Chelsea kehilangan posisi ke-4 klasemen sementara. Namun, kini Chelsea hanya punya keunggulan tiga poin dari Arsenal dan Manchester United di klasemen.
Simak pernyataan Sarri yang kesulitan untuk mengubah mentalitas pemain Chelsea di bawah ini.
Kesulitan Ubah Mental
Maurizio Sarri mengatakan bahwa alasan di balik kekalahan atas Arsenal bukan soal teknis atau teknik para pemainnya. Tapi, lebih pada soal mental. Para pemain Arsenal dia nilai lebih siap dan punya mentalitas bertarung yang jauh lebih baik.
Sarri menilai Chelsea kurang agresif dalam hal mental dan dia mengakui akan sulit untuk bisa mengubahnya.
"Ini adalah pertanyaan yang sulit dijawab. Bagi saya tampaknya sebagai kelompok pemain mereka tidak agresif dari sudut pandang mental, mereka tidak memiliki keganasan dalam mentalitas mereka dan itu tergantung pada pemain seperti apa mereka, karakteristik mereka, dan itu adalah sesuatu yang sulit untuk diubah," buka Sarri di situs resmi Chelsea.
"Itu bisa memakan waktu yang cukup lama tetapi bisa diubah dengan pemain baru yang masuk atau mungkin oleh salah satu pemimpin lama dalam tim yang memikul tanggung jawab dan mendorong tim melangkah," sambungnya.
Sangat Mendesak
Maurizio Sarri menyebut faktor mental jadi agenda paling mendesak bagi The Blues. Sebab, ini akan berdampak sangat besar pada permainan di lapangan. Jika tak punya mental bagus, maka Chelsea akan sulit meski secara teknis dan taktik sudah bagus.
"Benar. Saya sadar ini adalah tim yang tidak akan pernah terkenal dengan kualitas bertarung dan bersaing karena itu bukan karakteristik yang akan kami miliki," paparnya.
"Kami adalah tim yang harus memainkan satu atau dua sentuhan, sedangkan pada saat kami mengambil tujuh atau delapan sentuhan dan ini adalah sesuatu yang kami tidak ingin terjadi, kami ingin memainkan sepakbola kami sendiri dan ini sesuatu yang kami harus coba untuk berubah," tutupnya.
Berita Video
Berita Video Liga 1 PES Seleksi Atlet E-Sports Menuju Thailand
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




