McMahon: Mourinho Jelas Bukan Pelatih Terbaik di Dunia
Richard Andreas | 1 September 2018 16:40
- Pelatih Manchester United, Jose Mourinho kembali mengundang kontroversi beberapa hari terakhir. Saat mendatangi sesi pers MU sebelum menghadapi Burnley, Jumat (31/8) lalu waktu setempat, Mourinho mendeklarasikan diri sebagai pelatih terbaik di dunia.
Saya adalah salah satu pelatih terhebat di dunia. Saya sukses besar musim lalu dan itu mungkin yang tidak ingin anda (media) akui, kata Mourinho dikutip dari laman resmi manutd.
Meski demikian, mantan pemain Manchester City dan Liverpool, Steve McMahon tak setuju. Dia mengakui sejarah Mourinho memang luar biasa, tetapi saat ini Mourinho sudah tak sehebat dahulu.
McMahon menilai Mourinho sudah mulai kepanasan di kursi pelatih MU dalam beberapa pekan terakhir. Baca penjelasannya di bawah ini:
Bukan Soal Mourinho
Menurut McMahon, Mourinho kini hanya pelatih yang memikirkan dirinya sendiri. Ketika pertama kali datang ke Premier League, Mourinho jelas pelatih hebat. Tetapi saat ini tiba-tiba segalanya adalah soal Mourinho sendiri.
Saat ini (pelatih terbaik), tidak. Jelas tidak. Dia luar biasa ketika pertama kali datang ke Premier League dan dia meraih kesuksesan. Namun tiba-tiba segalanya adalah soal dia, jelas McMahon di skysports.
Setiap pembicaraan dalam 10 hari terakhir adalah soal 'saya, saya, saya' dan itulah tanda pertama kegelisahan dan tekanan yang dia dapatkan dari pelatih baru seperti Klopp dan Guardiola dan Mauricio Pochettino. Dia kepanasan.
Ingatkan Mourinho

Lebih lanjut, McMahon menilai harus ada seseorang yang memperingatkan Mourinho. Mourinho harus menyadari bahwa sekarang dia melatih klub sekelas MU, yang berarti segalanya bukan soal dirinya sendiri, melainkan soal klub.
Seseorang harus menahan dia (Mourinho). Ini adalah Manchester United, katakan 'permisi, ini bukan soal anda, bisakah anda bicara soal pertandingan atau MU dan bagaimana anda bisa membuatnya jadi lebih baik.
Juga, dia melontarkan perkataan soal bagaimana dia gembira dengan semangat dan komitmen para pemainnya. Bukankah itu hal normal untuk tim manapun? Apalagi tim seperti MU, pungkas dia. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video momen-momen tak terlupakan setelah laga atlet Indonesia di Asian Games 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

LATEST UPDATE
-
Hasil Brighton vs Chelsea: The Blues Dibikin Malu di Kandang Burung Camar!
Liga Inggris 22 April 2026, 03:59
-
Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois Bisa 'Selamatkan' Musim Real Madrid
Liga Spanyol 22 April 2026, 03:35
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59







