Melihat Jack Grealish di Timnas Inggris dan Sebuah Penyesalan Manchester United
Asad Arifin | 19 November 2020 10:07
Bola.net - Kolumnis The Mirror, Andy Dunn, menilai Manchester United akan menyesal telah melewatkan transfer Jack Grealish. Sebab, sang pemain telah membuktikan apa yang bisa dilakukan.
Jack Grealish telah menjadi pusat perhatian di timnas Inggris. Pemain 25 tahun mengundang pro dan kontrak di kalangan pandit maupun fans Inggris.
Satu sisi, dengan dribble dan aksi memikatnya, Grealish diniali telah memberi warna baru bagi timnas Inggris. Di sisi lain, dia belum mencetak gol atau assist dalam jumlah signifikan.
Dari tiga laga terakhir yang telah dimainkan Grealish, dia hanya menyumbang satu assist. Kapten Aston Villa itu membuat satu assist saat Inggris menang 3-0 atas Rep. Irlandia beberapa waktu lalu.
Mengapa MU Harus Menyesal?
Jack Grealish menjadi target utama, bersama Jadon Sancho, Manchester United awal musim 2020/2021 lalu. Akan tetapi, Setan Merah memilih mundur dari transfer Grealish karena harga yang dinilai terlalu mahal.
Aston Villa hanya menerima proposal dengan nilai 80 juta euro untuk transfer Grealish. United menolak harga itu dan Grealish pun memilih meneken kontrak baru.
Selain soal harga, United juga ragu Grealish bakal langsung masuk tim utama. Sebab, United punya banyak pilihan di lini tengah. Namun, menurut Andy Dunn, dengan dengan kemampuan Grealish bermain di banyak posisi, United harus menyesali gagalnya transfer ini.
"Pertanyaan yang diajukan beberapa orang ketika dia dikaitkan dengan Manchester United adalah di mana dia akan bermain? Jawabannya sekarang ada dimanapun dia mau," kata Andy Dunn.
Grealish menjadi pemain yang sangat versatile bersama Inggris dan Aston Villa. Bukan hanya sebagai gelandang, Grealish juga bisa bermain sebagai winger. Dia juga bisa bermain untuk berbagai formasi.
Pilar Baru Timnas Inggris
Andy Dunn kini melihat Grealish sebagai harapan baru bagi timnas Inggris. Walau karirnya di timnas Inggris masih seumur jagung, Grealish terbukti mampu mengatasi tekanan dan membawa beban tim untuk menang.
"Tanpa pemain seperti Marcus Rashford dan Raheem Sterling, ada kekurangan kecepatan, tetapi Grealish tidak mengendur. Bola di kakinya tidak membuat langkahnya pendek," ucap Andy Dunn.
"Ketika dia menempatkan dirinya ke posisi yang mengancam, dia selalu melepas umpan yang benar, seperti yang dia lakukan saat memberi kesempatan kepada Bukayo Saka," katanya.
Sumber: The Mirror
Baca Ini Juga:
- Willian Bikin Masalah: Cabut ke Dubai Tanpa Bilang-bilang, Kini tak Bisa Latihan
- Jelang 1 Dekade di Manchester United, David De Gea: Ini Rumah Saya
- Manchester United Ingin Roberto Mancini Gantikan Ole Gunnar Solskjaer?
- Pengakuan Fabregas: Masih Bersilaturahmi Dengan Mourinho, tapi Tidak Dengan Guardiola
- Hasil Tes Corona COVID-19 Sead Kolasinac Sudah Keluar, Hasilnya Positif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




