Melihat Kiprah Para Bek Afrika di Premier League Sebelum Kalidou Koulibaly Tiba, Banyak yang Oke?
Serafin Unus Pasi | 20 Juli 2022 17:27
Bola.net - Chelsea resmi memperkenalkan rekrutan kedua mereka di musim panas 2022 ini. Usai mendatangkan Raheem Sterling, The Blues sukses meminang Kalidou Koulibaly dari Napoli.
Pengumuman ini disampaikan Chelsea ke publik pada Rabu (13/7/2022) lalu. Pemain berusia 31 tahun tersebut ditebus dengan mahar 40 juta euro dari raksasa Serie A tersebut.
Kedatangan Koulibaly ke Stamford Bridge ini menambal lubang di pertahanan Chelsea. Maklum, di musim panas ini tim asal London Barat itu ditinggal dua bek tengah mereka, Antonio Rudiger dan Andreas Christensen yang sama-sama memutuskan hijrah ke Spanyol.
Ini bukan kali pertama sebuah klub asal Inggris mengincar bek berdarah Afrika. Beberapa pemain bertahan asal Afrika sudah banyak yang bermain di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Sebut saja nama Kolo Toure yang pernah membela Manchester City, hingga Eric Bailly yang kini bermain untuk Manchester United.
Pemain berdarah Afrika menjadi salah satu solusi untuk dapat mengikuti tren sepak bola Inggris yang keras. Pemain berdarah Afrika dinilai lebih kuat secara fisik maupun stamina sehingga dinilai cocok untuk Premier League. Lalu bagaimana kiprah para bek Afrika di Premier League? Berikut sepak terjang mereka:
Joel Matip

Matip merupakan pemain asal Kamerun yang menjadi andalan Liverpool selama berada di bawah asuhan Jurgen Klopp. Semenjak didatangkan dari Schalke, ia ditandemkan dengan Virgil van Dijk di jantung pertahanan Liverpool.
Keputusan Klopp memasang Matip sebagai tandem utama Van Dijk cukup masuk akal. Sang bek memiliki kecepatan dan teknik yang bagus sehingga ia bisa melengkapi kekurangan Van Dijk di jantung pertahanan The Reds.
Karier Matip di Liverpool tergolong cukup bagus. Meski beberapa kali cedera, ia berhasil tampil sebanyak 126 pertandingan dengan 8 gol dan 5 assist. Kecemerlangannya sukses mengantarkan Liverpool menjuarai Premier League pada tahun 2020 dan Champions League saat musim 2018/2019.
Eric Bailly

Eric Bailly merupakan bek tengah Manchester United berkebangsaan Pantai Gading. Ia didatangkan ke Old Trafford dengan biaya 30 juta poundsterling oleh Jose Mourinho pada tahun 2016 silam.
Di musim perdananya, Bailly langsung menjadi andalan manajer Setan Merah saat itu, Jose Mourinho. Ini disebabkan sang bek tampil dengan sangat tangguh di jantung pertahanan MU sehingga posisinya sebagai bek tengah tidak tergeser.
Memasuki musim keduanya, Bailly mulai sering cedera dan situasi ini terus berlanjut hingga hari ini. Alhasil ia hanya mencatatkan total 113 pertandingan dalam enam tahun membela Setan Merah, dengan kontribusi satu gol dan satu assist.
Serge Aurier

Serge Aurier merupakan pemain asal Pantai Gading yang pernah membela Tottenham Hotspur. Berposisi sebagai bek kanan, ia didatangkan dari Paris Saint Germain dengan mahar 23 juta poundsterling pada tahun 2017 silam.
Memiliki kecepatan dan stamina yang kuat, kedatangan Aurier diharapkan dapat membantu lini serang Spurs. Selama berseragam Spurs, ia menorehkan 110 pertandingan dengan kontribusi 8 gol dan 17 assist. Ia juga mengantarkan Spurs ke Final UCL tahun 2018-2019 dan EFL Cup 2020-2021 meskipun hanya menjadi runner up.
Namun sayang performanya cenderung inkonsisten, sehingga ia lebih banyak duduk di bangku cadangan. Tak ayal ia didepak dari skuat The Lillywhites pada tahun 2021 silam.
Arthur Masuaku

West Ham United juga memiliki bek tangguh yang berasal dari Afrika. Ia adalah Arthur Masuaku.
Masuaku bergabung dengan The Hammers pada tahun 2016 setelah ia ditebus dengan harga 4,2 juta pounds dari Olympiacos. Memiliki postur 179 cm, ia dipercaya memperkuat sisi kiri eprtahanan West Ham.
Selama 6 tahun menjadi Pemain West Ham, Masuaku telah menorehkan 127 pertandingan dengan 2 gol dan 10 assist. Berkat kecemerlangannya, ia berhasil menghantarkan The Hammers lolos ke UEFA Confrence League.
Daniel Amartey

Amartey merupakan pemain kebangsaan Ghana yang saat ini aktif membela Leicester City. Pria berusia 27 tahun ini memiliki tinggi badan 186 cm dan memiliki posisi bermain sebagai bek tengah.
Bergabung dari FC Copenhagen di tahun 2016, Amartey tidak perlu waktu lama menjadi pemain inti The Foxes. Ini disebabkan sang bek punya kemampuan bermain di beragam posisi sehingga ia selalu disukai oleh para manajer Leicester City, termasuk Brendan Rodgers.
Berkat kecemerlangannya, ia juga sukses menghantarkan Leicester City menjuarai Premier League di tahun pertamanya. Selain itu ia juga membantu klubnya menjuarai FA Cup 2020-2021 dan FA Community Shield tahun 2021.
Penulis : Ahmad Daerobby
Sumber : Ditulis Dari Berbagai Sumber
Baca Juga:
- Nilai Pasar 4 Pemain Asing Persija Jakarta, Ada yang Tembus Puluhan Miliar
- 5 Fakta Abdulla Yusuf Helal, Bomber Timnas Bahrain yang Baru Direkrut Persija
- Termasuk Matthijs De Ligt dan Harry Maguire, Ini 10 Bek Tengah Termahal di Dunia
- Prediksi Formasi Persija di Liga 1 dengan Yusuf, Behrens, Krmencik, dan Kudela: Kelas Eropa Semua Bo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







