Membandingkan Poin Liverpool dengan Juara Premier League Sebelumnya saat Natal
Aga Deta | 26 Desember 2019 14:35
Bola.net - Liverpool bisa dibilang mempunyai kans yang sangat besar untuk menjuarai Premier League 2019-2020. Tim asuhan Jurgen Klopp itu unggul jauh di puncak klasemen hingga perayaan Natal.
Dalam sejarah Premier League, mayoritas klub yang berada pucuk klasemen pada saat perayaan Natal akan meraih gelar. Newcastle United termasuk salah satu klub yang gagal menjadi juara setelah memimpin klasemen saat Natal, yakni pada 1995-1996.
Saat ini, Liverpool masih kukuh di puncak klasemen sementara Premier League 2019-2020 dengan raihan 49 poin. The Reds unggul 10 poin atas Leicester City di urutan kedua.
Leicester City dan Liverpool akan saling bentrok di Boxing Day, Jumat (27/12/2019) dini hari WIB. Jika The Reds bisa menaklukkan Leicester, peluang juara tentunya semakin besar.
Apalagi Liverpool masih menyimpan satu laga melawan West Ham United karena mengikuti ajang Piala Dunia Antarklub 2019. Kira-kira bagaimana perbandingan poin Liverpool dengan juara Premier League sebelumnya hingga saat perayaan Natal.
Dilansir dari Planet Football, berikut perbandingan poin Liverpool dengan juara Premier League sebelumnya saat Natal.
Musim 2009-2010 (Chelsea)
Pada musim 2009-2010, klub yang berhasil menjuarai Premier League ialah Chelsea. Namun, The Blues harus menunggu hingga pertandingan terakhir untuk memastikan gelar juara.
Saat perayaan Natal atau sudah melakoni 18 laga, posisi Chelsea lebih baik dibanding Manchester United. Chelsea yang kala itu dilatih Carlo Ancelotti unggul empat poin atas Setan Merah.
Musim 2010-2011 (Manchester United)
Seperti halnya Liverpool musim ini, pada 2010-2011 Manchester United belum mengalami kekalahan saat Natal datang.
Kala itu, Setan Merah unggul dua poin atas Arsenal dan Manchester City yang ada di bawahnya. Pada akhir musim, Manchester United keluar sebagai juara setelah unggul sembilan poin.
Musim 2011-2012 (Manchester City)
Pada musim 2012-2012, para penggemar Manchester City meyakini klub kesayangannya itu akan meraih juara Premier League pada akhir musim. Kala itu, saat Natal tiba, The Citizens sudah mengumpulkan 44 poin dan unggul dua angka atas Manchester United yang jadi pesaing terdekatnya.
Pada akhir musim, Manchester City keluar sebagai juara setelah memenangi pertandingan dramatis, yakni yang diwarnai dengan gol Sergio Aguero pada menit-menit akhir. Manchester City dan Manchester United mengumpulkan poin yang sama 89, tapi The Citizens lebih unggul dalam selisih gol.
Musim 2012-2013 (Manchester United)
Pada musim 2012-2013, Manchester United sudah unggul empat poin atas pesaing terdekatnya saat Natal atau paruh musim. Pada setengah musim berikutnya, Setan Merah hanya kalah dari Everton, Tottenham Hotspur, dan Norwich City dan 14 laga lainnya berakhir dengan kemenangan.
Pada akhir musim Manchester United keluar sebagai juara dengan total mengumpulkan 89 poin.
Musim 2013-2014 (Manchester City)
Pada musim 2013-2014, Premier League berjalan dengan begitu ketat. Empat tim harus saling berjibaku untuk memperebutkan posisi puncak klasemen.
Keempat klub tersebut ialah Liverpool, Arsenal, Manchester City dan Chelsea. Pada saat Natal, klub yang berada di puncak klasemen adalah Liverpool yang mengumpulkan 36 poin, diikuti Arsenal dengan poin yang sama.
Namun, pada akhir musim yang keluar sebagai juara adalah Manchester City. Menariknya, The Citizens hanya berada di puncak klasemen selama tiga pekan terakhir.
Musim 2014-2015 (Chelsea)
Pada Natal 2014, klub yang berada di puncak klasemen adala Chelsea. The Blues kala itu unggul tiga poin atas pesaing terdekatnya, Manchester City. Posisi The Citizens di puncak klasemen sempat terancam saat mengalami kekalahan dari Tottenham Hotspur pada awal tahun.
Beruntung Chelsea tak terkalahkan dalam 16 pertandingan berikutnya. Chelsea pun akhirnya keluar sebagai juara setelah unggul delapan poin.
Musim 2015-2016 (Leicester City)
Mungkin banyak yang tidak menyangka Leicester City bisa meraih gelar Premier League 2015-2016. Meskipun pada saat Natal tiba, tanda-tanda The Foxes akan meraih juara sudah terlihat.
Jelang Natal 2015, Leicester City hanya kalah sekali saat melawan Arsenal. Kala itu, pada saat Natal, Leicester City sukses mengumpulkan 38 poin dari 17 pertandingan.
Leicester City akhirnya keluar sebagai juara Premier League 2015-2016 dengan total raihan 81 poin.
Musim 2016-2017 (Chelsea)
Pada musim 2016-2017, Chelsea menjadi tim terbaik di Premier League saat perayaan Natal tiba. Klub yang kala itu dilatih Antonio Conte itu mempu mengumpulkan 43 poin dari 17 pertandingan.
The Blues unggul enam poin dari Liverpool yang ada di urutan kedua. Padahal Chelsea mengawali enam pertandingan pertama dengan kurang baik karena sempat berada di urutan kedelapan.
Namun, raihan 13 kemenangan secara beruntun membuat Chelsea melesat ke posisi pertama pada saat Natal. Chelsea akhirnya mengakhiri musim 2016-2017 sebagai juara dengan mengumpulkan 86 poin.
Musim 2017-2018 (Manchester City)
Raihan Manchester City pada saat Natal bisa dibilang yang terbaik dalam satu dekade ini. Kala itu, skuat asuhan Pep Guardiola untuk sukses mengumpulkan 55 poin dan unggul 13 angka dari Manchester United yang berada di urutan kedua.
Keunggulan jauh tersebut pun terus bertambah hingga akhir musim. Manchester City mengakhiri musim 2017-2018 sebagai juara dengan keunggulan 19 poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




