Menakar Komposisi Ruang Mesin Manchester United: Bruno Agresif, Eriksen Jago Assist
Gia Yuda Pradana | 5 Juli 2022 13:48
Bola.net - Manchester United mendapat tambahan kekuatan di ruang mesin mereka jelang musim 2022/2023. Setan Merah dikabarkan sukses bersepakat dengan gelandang asal Denmark, Christian Eriksen.
Eriksen, secara pribadi, disebut telah sepakat dengan pinangan Manchester United. Saat ini, kedua belah pihak tengah menyusun klausul kontrak. Kabarnya, pemain berusia 30 tahun tersebut bakal diikat dengan kontrak berdurasi 30 tahun.
Kedatangan Eriksen tentu akan memberikan keleluasaan taktik bagi Erik Ten Hag. Pasalnya, Eriksen memiliki tipikal permainan relatif berbeda dengan para penggawa lini tengah Manchester United lainnya.
Berposisi natural sebagai gelandang serang, Eriksen bakal disandingkan dan dibandingkan dengan Bruno Fernandes, yang memiliki posisi sama.
Kendati sama-sama berposisi sebagai gelandang serang, ada beda antara Eriksen dan Bruno. Apa saja perbedaan antara kedua pemain tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Sama-Sama Andalan Lini Tengah

Sepanjang karier mereka berdua, Eriksen dan Bruno sama-sama menjadi sosok andalan di lini tengah. Sejauh ini, kedua pemain sudah merumput dalam ratusan pertandingan.
Di level klub, Eriksen sudah bermain dalam 605 pertandingan, 508 laga di antaranya sebagai starter. Dalam 605 pertandingan tersebut, pemain kelahiran 14 Februari 1992 ini bermain dalam 45.563 menit.
Sementara itu, Bruno sudah bermain dalam 427 pertandingan, 353 laga di antaranya sebagai starter. Dalam 427 laga tersebut, Bruno bermain selama 31.411 menit.
Bruno Lebih Produktif

Sama-sama bermain dalam ratusan pertandingan, produktivitas Bruno dalam mencetak gol lebih apik ketimbang Eriksen. Sejauh ini, pemain asal Portugal tersebut sudah mencetak 129 gol. Dari 129 gol tersebut, 38 di antaranya dicetak dari titik penalti.
Rata-rata, dalam tiap pertandingan, Bruno mencetak 0,3 gol.
Sementara, dalam 605 pertandingan di level klub, Eriksen sudah mencetak 137 gol. Artinya, rata-rata dalam tiap laga, ia mencetak 0,22 gol.
Lebih produktifnya Bruno tak lepas dari agresifnya ia melepas tembakan. Dalam 427 laga, ia melepas 822 tembakan. Rata-rata, dalam tiap laga, ia melepas 1,92 tembakan. Di sisi lain, dalam 605 laga, Eriksen melepas 624 tembakan. Artinya, pada tiap laga, ia melepas 1,03 tembakan.
Kalah dalam urusan kuantitas tembakan, Eriksen lebih apik dalam akurasi. Dari 624 tembakan, 489 tembakan di antaranya mengarah ke target.
Sementara itu, akurasi tembakan Bruno tak terlalu bagus. Dari 822 tembakan yang ia lepaskan, hanya 368 di antaranya yang mengarah ke sasaran.
Eriksen Unggul Soal Distribusi

Eriksen unggul ketimbang Bruno dalam soal distribusi bola. Secara kuantitas maupun kualitas, Eriksen lebih unggul ketimbang Bruno dalam hal umpan.
Sepanjang kariernya di level klub, Eriksen mencatatkan 8626 umpan. Dari umpan-umpan tersebut, 6644 di antaranya tepat sasaran. Akurasi umpannya mencapai 77 persen.
Apiknya Eriksen soal umpan-mengumpan ini berpengaruh terhadap catatan assistnya. Sejauh ini, ia mencatatkan 154 assist. Rata-rata, dalam tiap pertandingan, ia mencatatkan 0,25 assist.
Di sisi lain, Bruno mencatatkan 98 assist dalam 427 pertandingan. Rata-rata, dalam tiap pertandingan, ia mencetak 0,23 assist.
Atribut Pertahanan Eriksen Mentereng

Selain apik dalam mendistribusikan bola, Eriksen juga apik dalam membantu pertahanan. Atribut pertahanan eks penggawa Inter Milan ini bahkan mengungguli Bruno.
Persentase tackle sukses Eriksen sejauh ini mencapai 25,2 persen. Sementara, Bruno hanya mencatatkan persentase tackle sukses sebesar 22,8 persen.
Untuk urusan pressing, Eriksen juga unggul dari Bruno. Persentase pressing sukses Eriksen mencapai 26,8 persen. Sementara, persentase pressing Bruno berada di level 26,3 persen.
Keunggulan Eriksen juga berlanjut dalam hal blok sukses. Eriksen mencatatkan 174 blok sukses. Sementara itu, Bruno mencatatkan 141 blok sukses.
Sumber: FBREF, Understat, dan Whoscored
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
3G! Arsenal Kini Punya Trio Gabriel Asal Brasil
Agen Bicara dengan Barcelona, Nama Cristiano Ronaldo Disebut-sebut!
Starting XI MU 2022/23 dengan Christian Eriksen tapi Minus Cristiano Ronaldo: Tetap Mengerikan!
4 Pemain yang Memaksa Pindah dari MU, Teranyar Cristiano Ronaldo
Manchester City Dorong Nathan Ake Cari Klub Baru
3 Posisi yang Bisa Dimainkan Lisandro Martinez di Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




