Menang Susah Payah Lawan Sunderland, Agger Tetap Senang
Editor Bolanet | 28 Maret 2014 01:48
- Daniel Agger mengaku senang dengan hasil 2-1 yang diraih Liverpool saat melawan di Anfield, Kamis (27/03) kemarin kendati kemenangan itu tak bisa diraih dengan mudah.
Skuat asuhan Brendan Rodgers tersebut sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya sang lawan bisa mencetak gol balasan di menit ke-76. Usai terjadinya gol tersebut, Liverpool harus berjuang keras untuk bisa mengamankan keunggulannya. Untungnya, Sunderland tak bisa lagi mencetak gol sehingga kedudukan berakhir 2-1.
Agger pun mengatakan bahwa Liverpool seharusnya sudah bisa 'membunuh' laga tersebut setelah unggul 2-0. Walau demikian, ia tetap senang karena pada akhirnya The Reds tetap bisa memanen 3 angka dan kian mendekat ke Chelsea yang ada di peringkat pertama klasemen EPL.
Pada akhirnya, kami mendapatkan tiga poin dan itulah tujuan kami. Kami ingin menutup laga lebih awal dan sebenarnya tak perlu untuk memberikan lawan kesempatan mengembangkan permainannya. Namun, kadangkala hal itu memang terjadi dan Anda harus bertahan dan kami melakukan hal tersebut, tutur pemain kidal asal Denmark ini seperti dilansir Mirror.
Kami tak bisa menjaga bola dengan baik bila dibandingkan di babak pertama. Kami menguasai jalannya laga di babak pertama dan seharusnya kami tetap mempertahankannya seperti itu. Namun, itulah sepakbola, tandasnya. [initial]
(mrr/dim)
Skuat asuhan Brendan Rodgers tersebut sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya sang lawan bisa mencetak gol balasan di menit ke-76. Usai terjadinya gol tersebut, Liverpool harus berjuang keras untuk bisa mengamankan keunggulannya. Untungnya, Sunderland tak bisa lagi mencetak gol sehingga kedudukan berakhir 2-1.
Agger pun mengatakan bahwa Liverpool seharusnya sudah bisa 'membunuh' laga tersebut setelah unggul 2-0. Walau demikian, ia tetap senang karena pada akhirnya The Reds tetap bisa memanen 3 angka dan kian mendekat ke Chelsea yang ada di peringkat pertama klasemen EPL.
Pada akhirnya, kami mendapatkan tiga poin dan itulah tujuan kami. Kami ingin menutup laga lebih awal dan sebenarnya tak perlu untuk memberikan lawan kesempatan mengembangkan permainannya. Namun, kadangkala hal itu memang terjadi dan Anda harus bertahan dan kami melakukan hal tersebut, tutur pemain kidal asal Denmark ini seperti dilansir Mirror.
Kami tak bisa menjaga bola dengan baik bila dibandingkan di babak pertama. Kami menguasai jalannya laga di babak pertama dan seharusnya kami tetap mempertahankannya seperti itu. Namun, itulah sepakbola, tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













