Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona

Gia Yuda Pradana | 30 Oktober 2026 06:48
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Pemain Liverpool, Ronald Araujo, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Premier League melawan Brighton and Hove Albion, Minggu (25/10/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Ronald Araujo menunjukkan kebangkitan bersama Liverpool setelah meninggalkan Barcelona pada bursa transfer Agustus. Bek asal Uruguay tersebut menjelma menjadi salah satu pemain penting The Reds meski kedatangannya sempat diragukan karena performa dan riwayat cedera dalam beberapa musim terakhir.

Didatangkan dengan status pinjaman selama satu musim, Araujo langsung memperlihatkan kualitasnya di Liga Inggris. Pemain berusia 27 tahun itu mampu tampil sebagai bek kanan maupun bek tengah, sekaligus memberikan energi dan agresivitas yang dibutuhkan lini pertahanan Liverpool.

Advertisement

Perubahan lingkungan tampaknya memberikan dampak positif bagi mantan kapten Barcelona tersebut. Namun, kebangkitannya di Anfield juga memunculkan pertanyaan mengenai masa depannya. Apakah Liverpool akan mempermanenkannya atau Barcelona justru berusaha membawa pulang sang bek?

Intip ketatnya persaingan Premier League/Liga Inggris melalui klasemen Premier League/Liga Inggris di sini.

1 dari 6 halaman

Performa Araujo Meningkat Sejak Bergabung dengan Liverpool

Ketika tiba di Liverpool, Araujo tidak datang dengan reputasi yang sepenuhnya meyakinkan. Ia hanya mencatatkan 11 penampilan sebagai starter di La Liga musim 2025/2026. Sejumlah masalah seperti keputusan bertahan yang terburu-buru, kesalahan posisi, dan cedera membuat performanya bersama Barcelona dipertanyakan.

Namun, situasinya berubah setelah bergabung dengan Liverpool. Araujo telah menjadi starter dalam enam dari delapan pertandingan Premier League yang dijalani timnya. Kemampuannya bermain di beberapa posisi membuat pelatih memiliki lebih banyak pilihan dalam menyusun lini belakang.

Gaya bermainnya yang agresif juga mendapat sambutan positif dari pendukung Liverpool. Ia tidak ragu melakukan duel fisik dan berjuang merebut bola, karakter yang membuat suporter Anfield cepat menyukainya.

2 dari 6 halaman

Penampilan Kontra Brighton Perlihatkan Kualitasnya

Salah satu penampilan terbaik Araujo terlihat ketika Liverpool menang 2-0 atas Brighton. Ia terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan setelah melakukan lima kali tekel sukses dari lima duel, mencatatkan 11 kontribusi defensif, dan membantu tim menjaga gawang tetap bersih.

Salah satu aksinya bahkan terbilang tidak biasa. Araujo melakukan tekel menggunakan sundulan sambil menjatuhkan tubuh di dalam kotak penalti untuk menggagalkan ancaman lawan. Ia juga mencatatkan kecepatan tertinggi 36,3 kilometer per jam, angka tercepat di Premier League musim ini.

Kontribusinya tidak terbatas pada pertahanan. Araujo telah mencetak dua gol di Liga Champions dan menyumbangkan satu assist. Umpan tumitnya kepada Dominik Szoboszlai turut membantu Liverpool meraih kemenangan comeback atas Atletico Madrid.

Dalam pertandingan yang sama, ia berlari lebih dari 64 meter untuk menekan kiper Jan Oblak hingga lawan terpaksa melepaskan bola jauh. Aksi penuh energi tersebut semakin memperkuat kedekatannya dengan pendukung Liverpool.

3 dari 6 halaman

Lingkungan Baru Membantu Kebangkitan Araujo

Kebangkitan Araujo juga tidak terlepas dari suasana baru yang ia temukan di Liverpool. Setengah tahun sebelumnya, ia sempat mengambil jeda dari Barcelona untuk menangani masalah kecemasan. Meski mendapat dukungan dari klub lamanya, perubahan lingkungan tampaknya memberikan kesempatan baginya untuk memulai kembali.

Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, turut mengomentari penerimaan suporter terhadap sang bek. Ia menilai pendukung Anfield langsung menyambut Araujo dengan hangat dan membuatnya merasa nyaman.

Di lapangan, Araujo juga memperlihatkan kedekatannya dengan klub. Ia beberapa kali merayakan gol bersama suporter dan mencium lambang Liverpool. Kehadiran sejumlah pemain berbahasa Spanyol di ruang ganti turut membantunya beradaptasi dengan kehidupan di Merseyside.

4 dari 6 halaman

Liverpool Punya Opsi untuk Mempermanenkan Araujo

Liverpool memiliki opsi pembelian permanen senilai 47 juta poundsterling (sekitar Rp1,14 triliun) pada akhir musim.

Performa Araujo sejauh ini membuat Liverpool memiliki alasan kuat untuk mempertimbangkan opsi tersebut. Namun, usianya yang akan menginjak 28 tahun sebelum musim berakhir menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan.

Kebijakan transfer Liverpool di bawah kepemilikan Fenway Sports Group (FSG) selama ini cenderung memprioritaskan pemain yang lebih muda. Dalam tujuh musim terakhir, hanya Wataru Endo dan Thiago Alcantara yang datang ketika berusia di atas 27 tahun. Keduanya juga direkrut dengan biaya gabungan lebih rendah dibandingkan harga Araujo.

Araujo sendiri belum ingin membicarakan masa depannya secara terbuka. Ia memilih menikmati waktunya di Liverpool dan terus berusaha memberikan kontribusi terbaik bagi tim.

5 dari 6 halaman

Barcelona Masih Berpeluang Membawanya Pulang

Di sisi lain, Barcelona memiliki alasan untuk mempertimbangkan kepulangan mantan kaptennya. Kebutuhan tambahan di posisi bek tengah serta performa Jules Kounde yang belum konsisten selama lebih dari setahun dapat membuka peluang bagi Araujo untuk kembali.

Eric Garcia bahkan pernah mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengambil nomor punggung 4 karena menghormati Araujo yang hanya pergi dengan status pinjaman selama satu tahun. Ia berharap sang bek dapat kembali ke Camp Nou setelah masa peminjamannya berakhir.

Nomor tersebut kemudian diberikan kepada pemain muda Brian Farinas. Meski begitu, situasi itu belum cukup untuk memastikan apakah Barcelona benar-benar menyiapkan jalan bagi kepulangan Araujo.

Untuk saat ini, masa depan sang bek masih terbuka. Liverpool memiliki kesempatan mempermanenkannya, sedangkan Barcelona bisa mempertimbangkan reuni dengan pemain yang mulai menemukan kembali performa terbaiknya.

Sumber: Sports Illustrated

6 dari 6 halaman

Klasemen