Mengapa Arsenal Harus Pecat Unai Emery?
Asad Arifin | 18 November 2019 14:59
Bola.net - Masa depan Unai Emery bersama Arsenal dikabarkan sedang dalam situasi genting. Direksi Arsenal mulai tidak lagi menaruh rasa percaya pada Unai Emery dan bersiap memecat manajer asal Spanyol.
Unai Emery mulai melatih Arsenal pada musim 2018/2019 lalu. Dia menjadi pengganti Arsene Wenger yang sudah begitu lama di Arsenal.
Pada musim pertamanya, Unai Emery tak mampu memberikan gelar juara pada The Gunners. Mereka melangkah ke final Liga Europa tetapi kalah dari Chelsea. Arsenal gagal finish di empat besar klasemen akhir Premier League.
Musim 2019/2020 menjadi petaka bagi Arsenal dan Unai Emery. Kondisi internal tim makin buruk, begitu juga dengan prestasi. Wacana pemecatan mantan pelatih PSG tersebut menguat dalam dua pekan terakhir.
Haruskah Unai Emery Dipecat?
Banyak media Inggris menyebut masa depan Unai Emery sudah berada di ujung tanduk. Pelatih 48 tahun tersebut dikabarkan hanya punya tiga laga tersisa untuk menyelamatkan karirnya di Arsenal.
Direksi Arsenal sudah memberikan ultimatum kepada Unai Emery. Ultimatum tersebut diberikan sebelum jeda internasional. Andai gagal meraih hasil bagus melawan Southampton, Frankfurt, dan Norwich City, bukan tidak mungkin Unai Emery bakal dipecat.
Arsenal sendiri saat ini berada dalam performa yang menurun. Sudah lima laga secara beruntun Arsenal tidak pernah menang. Pierre-Emeric Aubameyang dan kawan-kawan sulit bersaing di papan atas klasemen Premier League.
Arsenal kini berada di posisi ke-6 klasemen Premier League dengan meraih 17 poin.
Arsenal Kehilangan DNA
Lebih dari hasil di atas lapangan, seperti dikutip dari The Mirror, Unai Emery punya sejumlah masalah lain. Unai Emery kehilangan dukungan dari suporter. Internal tim juga punya masalah menyusul insiden Granit Xhaka.
Situasi makin pelik karena Unai Emery dinilai menghilangkan identitas Arsenal. Sumber internal tim menyebut jajaran direksi sangat kecewa dengan kekacauan yang dibuat Unai Emery pada musim 2019/2020.
"DNA yang menjadikan Arsenal sebagai sebuah klub itu perlahan tapi pasti telah memudar bersama Unai Emery. Anggota staf yang telah lama berada di klub terkejut dengan apa yang terjadi pada klub," ucap sumber internal tersebut.
Belakangan, Unai Emery juga disebut menunjuk Aubameyang sebagai kapten tanpa pesetujuan para pemain lain. Unai Emery memilih pemain asal Gabon tersebut atas subjektifitasnya sendiri.
Sumber: The Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













