Mengapa Merekrut Unai Emery Tidak Langsung Memperbaiki Masalah Manchester United
Aga Deta | 8 Oktober 2025 16:09
Bola.net - Manchester United baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Sunderland di Old Trafford. Kemenangan itu memberikan angin segar bagi The Red Devils yang tengah diliputi hasil kurang meyakinkan.
Namun, satu kemenangan tidak cukup untuk meyakinkan manajemen bahwa Ruben Amorim adalah sosok tepat. Dibutuhkan periode konsisten untuk memperbaiki citra dan performa klub.
Amorim belum sepenuhnya bisa mengatasi masalah yang ditinggalkan Erik ten Hag. Banyak pemain yang kini digunakan bukan pilihan utama Amorim saat awal kariernya di United.
Situasi ini membuat rumor terkait Unai Emery muncul kembali. Emery dianggap sosok yang mampu membawa perubahan, tapi bukan berarti solusi instan bagi klub.
Amorim dan Tantangan di Old Trafford

Amorim dikenal keras pada prinsipnya dalam menangani tim. Ia enggan mengubah metode kerja, meski banyak pihak menilai perlu adaptasi.
Kebebasan menentukan taktik dan pemain menjadi hak mutlak manajer. Namun, manajemen tetap memiliki arah strategis untuk klub, yang kadang bertabrakan dengan gaya Amorim.
Sejak menangani United, Amorim sudah mendapat dukungan di jendela transfer. Namun, ia masih kesulitan memaksimalkan pemain yang sebenarnya bukan pilihannya.
Hasil yang diraih Amorim sejauh ini belum memuaskan. Dalam 50 pertandingan, United menang 19 kali, imbang 12, dan kalah 19, dengan rasio kemenangan 38,1%.
Statistik dan Performa yang Memprihatinkan

United mencetak 78 gol dan kebobolan 76 di era Amorim. Performa pemain seperti Rashford, Antony, dan Hojlund justru berkembang lebih baik di klub baru mereka.
Perilaku Amorim di pinggir lapangan juga menuai kritik. Ia terlihat tidak menonton tendangan penalti dan bermain-main dengan papan taktik saat pertandingan berlangsung.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas Amorim menghadapi tekanan di klub besar. Banyak pihak menilai ia masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan level tinggi Premier League.
Fakta ini membuat rumor terkait Emery menjadi menarik. Emery dianggap punya pengalaman lebih matang dan rekam jejak sukses di klub besar Eropa.
Emery dan Pelajaran dari Aston Villa

Unai Emery telah membawa Aston Villa dari ancaman degradasi ke zona Eropa. Ia menerapkan filosofi sepak bola yang seimbang antara pertahanan solid, gelandang bergerak, dan serangan cepat.
Dalam 122 pertandingan di Villa Park, Emery meraih 62 kemenangan, 26 imbang, dan 34 kekalahan, dengan rasio kemenangan 50,8%. Klub mencetak 188 gol dan kebobolan 165, menunjukkan progres signifikan.
Emery memiliki pengalaman panjang di klub besar Eropa. Selain Sevilla, ia pernah menangani Paris Saint-Germain dan Arsenal, serta menjadi pemenang Europa League beruntun sebelum ke Villa.
United bisa mempelajari blueprint Emery. Memberikan dukungan penuh pada manajer dan perlengkapan yang memadai menjadi kunci kesuksesan jangka panjang, bukan hanya mengganti nama pelatih.
Tantangan United

Jika hasil tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, manajemen harus membuat keputusan penting. Emery bisa menjadi opsi lebih fleksibel dalam taktik, tapi tidak otomatis memperbaiki semua masalah.
Kunci utama tetap pada kualitas pemain. Tidak peduli siapa manajernya, sistem akan gagal jika pemain yang diandalkan tidak memadai.
United harus meninjau kembali komposisi skuad dan strategi jangka panjang. Perbaikan harus menyeluruh, bukan sekadar pergantian manajer.
Sumber: Flashscore
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
-
Joan Garcia Siap Jalani Debut El Clasico Sebagai Kiper Terbaik Eropa
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:57
-
Prediksi Bayern vs Wolfsburg 11 Januari 2026
Bundesliga 10 Januari 2026, 23:56
-
Prediksi Man United vs Brighton 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
-
Joan Garcia Siap Jalani Debut El Clasico Sebagai Kiper Terbaik Eropa
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:57
-
Prediksi Bayern vs Wolfsburg 11 Januari 2026
Bundesliga 10 Januari 2026, 23:56
-
Prediksi Man United vs Brighton 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:51
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
-
Prediksi Fiorentina vs Milan 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 23:47
-
Prediksi Portsmouth vs Arsenal 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:41
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal Siap Hadapi El Clasico
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:33
-
5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Ole Gunnar Solskjaer dalam Wawancara Manajer Man Utd
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52



