Mengapa Mohamed Salah Kesulitan Menemukan Performa Terbaiknya di Liverpool
Aga Deta | 8 Oktober 2025 16:00
Bola.net - Musim ini, Mohamed Salah mengalami penurunan performa yang cukup signifikan. Hanya mencetak dua gol dalam tujuh pertandingan Premier League, penyerang asal Mesir itu belum mencetak gol dari open play sejak pekan pertama.
Setelah musim 2024/2025 yang luar biasa, situasi ini menjadi pengalaman deja vu yang tidak menyenangkan bagi Liverpool. Kekalahan 2-1 dari Chelsea menjadi contoh frustrasi awal musim bagi Salah.
Sebelumnya, Liverpool sempat meraih kemenangan lewat gol-gol telat, namun tren itu tidak lagi terlihat. Bahkan peluang terbaik Salah gagal dikonversi menjadi gol dalam laga-laga penting.
Kontrak baru dan harapan tinggi membuat ekspektasi terhadap Salah meningkat. Penurunan performa ini menjadi sorotan utama media dan penggemar Liverpool.
Statistik yang Menurun

Salah mencatatkan rata-rata sentuhan di kotak penalti lawan turun drastis. Dari 9,6 sentuhan per 90 menit musim lalu, kini hanya 5,5.
Dribbling yang menjadi ciri khasnya juga melemah. Rata-rata percobaan dribble turun dari 3,5 menjadi 1,6 per 90 menit dengan tingkat keberhasilan hanya 20%.
Produktivitas tembakan Salah menurun signifikan. Ia hanya rata-rata 2,0 tembakan per 90 menit dengan xG 0,32, hampir separuh dari 0,63 musim lalu.
Kondisi ini membuat peluang gol Salah menurun, meski kontribusi kreatifnya relatif stabil. Ekspektasi assist per 90 menit hanya turun dari 0,24 menjadi 0,23.
Dampak Kehilangan Alexander-Arnold

Kehilangan Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid menjadi faktor penting. Hubungan di sisi kanan lapangan yang sangat membantu Salah selama delapan musim tidak lagi ada.
Alexander-Arnold memberikan 147 line-breaking passes (LBP) musim lalu ke Salah. Kombinasi ini jauh lebih banyak dibanding pemain lain di Premier League.
Pengganti di posisi bek kanan belum mampu menggantikan kreativitas itu sepenuhnya. Conor Bradley, Dominik Szoboszlai, dan Jeremie Frimpong hanya mencatat LBP terbatas ke Salah.
Dengan demikian, posisi dan distribusi bola Salah berubah. Sentuhan terbanyak kini berada di sisi sayap kanan lapangan, membuat pergerakannya lebih mudah diprediksi lawan.
Faktor Lain dan Harapan Masa Depan

Musim ini Liverpool menghadapi jadwal awal yang sulit. Lima dari tujuh lawan mereka kini berada di delapan besar klasemen, membuat peluang Salah lebih terbatas.
Kehilangan Diogo Jota pada musim panas juga berdampak secara emosional. Kematian mendadak rekan setim ini memberi tekanan psikologis bagi Salah dan skuad Liverpool.
Meski menurun, Salah terbukti mampu bangkit sebelumnya. Ia pernah mencetak 29 gol di Premier League setelah sempat mengalami paceklik musim sebelumnya.
Arne Slot dan tim Liverpool harus menemukan cara untuk melibatkan Salah lebih banyak. Kembalinya performa puncak Salah sangat penting untuk meraih gelar dan memenangkan momen-momen krusial.
Sumber: Opta
Klasemen Premier League
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 13 Januari 2026, 19:31
-
Madura United Fokus Benahi Tim jelang Putaran Kedua BRI Super League 2025/26
Bola Indonesia 13 Januari 2026, 17:26
-
Tambah 3 Rider Muda, Ini Daftar 9 Anak Didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy 2026
Otomotif 13 Januari 2026, 17:02
LATEST UPDATE
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
-
Pesta Gol Tak Bikin Puas, Arne Slot Kritik Penampilan Liverpool Usai Tekuk Barnsley
Liga Inggris 13 Januari 2026, 21:28
-
Live Streaming Newcastle vs Man City - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 13 Januari 2026, 20:00
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 13 Januari 2026, 19:31
-
Nonton Live Streaming Newcastle vs Man City: Kapan dan Main Jam Berapa?
Liga Inggris 13 Januari 2026, 19:01
LATEST EDITORIAL
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22








