Mengapa Solskjaer 'Cinta Mati' pada Fred?
Asad Arifin | 12 November 2021 14:43
Bola.net - Sebagian fans Manchester United mungkin sering bertanya-tanya, mengapa Ole Gunnar Solskjaer selalu mengandalkan Fred? Apa sih istimewanya pemain asal Brasil itu dibanding gelandang United lainnya?
Fred bergabung dengan United pada awal musim 2018/2019. Dibeli dari Shakhtar dengan harga 60 juta Euro, kabarnya Fred bukan pemain yang diincar Jose Mourinho yang kala itu menjabat sebagai manajer.
Fred kemudian lebih sering duduk di bangku cadangan pada era Mourinho. Musim pertama Fred di United, dari 17 kali bermain di Premier League, dia hanya lima kali bermain secara penuh. Fred tidak menjadi pemain andalan.
Mengapa, Ole?

Peruntungan Fred di United berubah saat Solskjaer ditunjuk sebagai manajer. Berbeda dengan Mourinho, Solskjaer adalah manajer yang sangat mengandalkan Fred. Bahkan, ketika United punya banyak gelandang dalam kondisi bugar.
Pada musim 2021/2022, Fred telah 11 kali bermain sebagai pemain inti dari 16 laga yang dimainkan United. Fred unggul jauh jika dibanding gelandang United lainnya.
Donny van de Beek, Nemanja Matic, Scott McTominay, hingga Paul Pogba tak punya menit bermain lebih banyak dibanding pemain 28 tahun itu. Fred terus dipercaya Solskjaer walau hasil buruk didapat saat dia berada di lapangan.
Fred mendapat banyak kritik ketika United kalah 5-0 dari Liverpool di Old Trafford. Tapi, Solskjaer tetap percaya pada jasa Fred dan memainkannya saat Setan Merah dibekuk Manchester City dan laga-laga sebelumnya.
Apa Istimewanya Fred?

Jurnalis Manchester Evening News, Steven Railston, merujuk data yang dirilis Sky Sports sebagai alasan mengapa Solskjaer 'cinta mati' pada Fred. Data itu menunjukkan bahwa Fred adalah pemain paling rajin melakukan tekanan pada lawan.
"Fred memberikan lebih banyak tekanan pada lawan per 90 menit daripada pemain United lainnya," buka Railston.
"Fred mencatatkan 52 tekanan per 90 menit di Premier League musim ini sementara Bruno Fernandes menempati peringkat kedua terbaik di klub dengan 47 tekanan per 90 menit. Setelah Fernandes, Edinson Cavani, Jadon Sancho dan Marcus Rashford juga masuk lima besar United," katanya.
Karena Ronaldo

Cristiano Ronaldo dikritik sebagai pemain yang 'malas' melakukan pressing pada lawan. Statistik menunjukkan bahwa anggapan itu tidak salah. Ronaldo hanya melakukan 15 tekanan per 90 menit. Pada titik itulah peran Fred menjadi krusial.
Saat Ronaldo tidak banyak melakukan pressing untuk mencegah serangan lawan, Fred akan menutup celah yang ada. Fred melakukan tugas ekstra dan membuat Ronaldo bisa menyimpan tenaganya untuk momen-momen penyerangan.
Klasemen Premier League
Sumber: Manchester Evening News
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Jangan Tiru Ronaldo, Declan Rice Diminta Gabung Man City
- Usia 36 Tahun Masih Gacor! Cristiano Ronaldo Jadi Referensi Bintang Man City
- Harry Maguire Banyak Dihujat, Bek Manchester City Ini Kirim Dukungan
- Kevin De Bruyne: Cara Mengalahkan Manchester United? Latihan 10 Menit Saja
- 10 Pemain yang Ingin Fans Manchester United Dijual di Bulan Januari 2022: Pogba No 3, Fred?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




