Mengapa Thomas Tuchel Mainkan Kai Havertz Sebagai 'Nomor 9' di Chelsea?
Asad Arifin | 14 Maret 2021 03:17
Bola.net - Thomas Tuchel benar-benar membawa perubahan untuk Kai Havertz di Chelsea. Bukan hanya memberi menit bermain lebih banyak, tapi juga memberikan peran baru untuk pemain berusia 21 tahun tersebut.
Kai Havertz mendapat begitu banyak sorotan sejak awal musim. Maklum saja, dia adalah pemain paling mahal dalam sejarah klub. Chelsea membelinya dengan harga 80 juta euro dari Bayer Leverkusen.
Celakanya, Havertz belum mampu tampil sesuai harapan. Dia bahkan sempat kesulitan untuk bisa mendapatkan tempat pada era Frank Lampard. Kedatangan Tuchel lantas membawa harapan baru baginya.
Transformasi Kai Havertz
Kai Havertz punya kemampuan untuk bermain di banyak posisi. Hal tersebut sudah teruji ketika dia bermain di Leverkusen. Sang pemain bisa tampil untuk posisi winger kiri, gelandang serang, dan penyerang.
Ketika pindah ke Chelsea, pada era Lampard, Havertz mendapat satu peran baru. Andalan timnas Jerman tersebut sempat mendapat peran sebagai gelandang tengah di bawah kendali Lampard.
Whoscored mencatat Havertz pernah lima kali dimainkan sebagai gelandang tengah. Dari sisi statistik, catatan Havertz tidak begitu buruk. Sebab, dia mampu membuat dua assist di Premier League.
Pada era Thomas Tuchel, khususnya pada dua laga terakhir, Havertz mendapat peran baru. Pemain dengan nomor punggung 29 itu bermain sebagai penyerang tengah. Yap, Havertz bermain sebagai 'Nomor 9' di Chelsea.
Apa Alasan Tuchel?
Kai Havertz belum menunjukkan ketajaman yang cukup bagus bersama Chelsea. Dia baru mencetak satu gol dari 21 laga di Premier League. Namun, Tuchel menilai posisi penyerang cocok untuk diperankan Havertz.
"Havertz cukup bagus untuk 'No. 9' karena dia senang berada di area tinggi dan tidak harus turun ke 'No. 10' dan berbalik," buka Tuchel dikutip dari BBC Sport.
"Havertz senang berada di area tinggi dan masuk ke kotak. Dia senang berada di sana dan memiliki sentuhan akhir. Bagi saya, itulah mengapa saya telah memainkan Havertz pada posisi tersebut," sambungnya.
Apakah Sudah Ideal?
Chelsea sebenarnya punya opsi lain untuk posisi penyerang tengah. Mereka punya Timo Werner, Olivier Giroud, dan Tammy Abraham. Dari sisi jumlah gol, mereka lebih baik dari Havertz.
"Havertz nyaman di area tinggi dan dia tiba di kotak secara alami," kata Tuchel.
"Biasanya dia memiliki penyelesaian yang bagus dan biasanya peluang yang dia miliki cukup untuk mencetak gol. Tapi sayangnya tidak hari ini. Dia bisa memainkan banyak posisi," kata sosok yang juga pernah melatih Dortmund tersebut.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


