Mengingat Musim Debut Van Persie, Kado Perpisahan Sir Alex untuk MU
Yaumil Azis | 6 Agustus 2020 23:00
Bola.net - Pada tahun 2012 lalu, Manchester United yang masih dilatih Sir Alex Ferguson sedang memasuki masa-masa yang cukup membuat frustrasi. Mereka membutuhkan sosok pahlawan agar bisa bangkit kembali.
Perebutan gelar Premier League musim 2011/12 berlangsung dengan sangat ketat. Pada pekan ke-36, Manchester United menelan kekalahan atas Manchester City dan terpaksa harus menyerahkan posisi puncak kepada rival sekotanya itu.
Perolehan poin kedua tim sama, namun Manchester United menempati peringkat kedua karena kalah selisih gol dari the Citizens. Pada pekan terakhir, terlihat sedikit harapan karena City sedang tertinggal atas lawannya, QPR.
Manchester United berhasil mengamankan tiga poin pada pekan terakhirnya usai mengalahkan Sunderland. Waktu mereka dinyatakan sebagai pemenang, City belum mampu membalikkan situasi.
Namun semuanya berubah begitu memasuki masa injury time. Edin Dzeko dan Sergio Aguero bergantian mencetak gol dan membuat Manchester City mengalahkan QPR dengan skor 3-2. Sekaligus membuat Manchester United menangis.
Sir Alex sadar bahwa Manchester United butuh tambahan daya gedor untuk bisa mengalahkan rival barunya tersebut pada musim berikutnya. Untuk itu, ia melirik materi skuat rival lamanya, Arsenal.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya
Ketika Sir Alex Melanggar Kebijakan Transfernya Sendiri
Sir Alex telah mempertahankan kebijakan transfernya selama bertahun-tahun. Ia hanya ingin merekrut pemain muda yang bisa dihargai mahal di tahun-tahun berikutnya. Pada akhirnya, ia harus mengesampingkan idealisme ini.
Pria asal Skotlandia itu berkompromi karena Manchester United membutuhkan sosok striker yang teruji dalam hal mencetak gol. Dan pada saat itu, perhatiannya tertuju pada bomber Arsenal, Robin Van Persie.
Van Persie merupakan idola klub berjuluk the Gunners tersebut. Pada tahun 2012, Van Persie sukses meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus Yakni PFA beserta FWA Player of the Year. Penghargaan itu didapatkan setelah dirinya berhasil mencetak 30 gol dari 38 penampilan.
Terlepas dari itu, Van Persie memiliki beberapa kekurangan. Selain usianya tak lagi muda, ia juga tidak memiliki rekam jejak memperkuat klub besar selain Arsenal dan rentan akan hantaman cedera.
Sir Alex tidak mengindahkan kekurangan itu dan memilih untuk tetap merekrutnya dengan harga 24 juta pounds, yang terbilang cukup tinggi pada era itu. Jelas, keputusan Sir Alex langsung membuat kritikus mengernyitkan dahi.
Van Persie Menjawab Keraguan
Acap kali, seorang pemain baru akan menemukan kesulitan pada musim perdananya. Hal ini dikarenakan dirinya harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Namun Van Persie membuktikan bahwa anggapan itu tidak selalu benar.
Van Persie melakoni laga debutnya bersama Manchester United melawan Fulham. Ia turut membubuhkan namanya pada papan skor setelah berhasil mengkonversi umpan dari Patrice Evra menjadi gol dengan tembakan setengah voli.
Keran gol Van Persie terbuka sangat lebar. Dalam delapan pertandingan berikutnya di liga, ia berhasil mengantongi tujuh gol. Termasuk catatan hat-trick kala the Red Devils bertandang ke markas Southampton.
Skuat Manchester United pada musim 2012/13 terbilang sangat mewah, di mana ada banyak pemain yang memiliki kualitas tersendiri. Namun mereka bisa menggantungkan harapan untuk mencetak gol pada Van Persie seorang.
Ujian Sesungguhnya: Manchester City
Salah satu penyebab kegagalan Manchester United menjadi juara di musim 2011/12 adalah kekalahan atas Manchester City. Perlu diketahui bahwa the Red Devils tidak mampu mencetak gol dan kalah dengan skor tipis 0-1.
Van Persie sudah membuktikan bahwa dirinya adalah striker berkelas dengan menjebol gawang Liverpool, Chelsea, dan juga Arsenal. Namun ujian sesungguhnya datang pada pekan ke-16, derby Manchester pertamanya.
Pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium tersebut nampak akan berakhir dengan skor imbang 2-2. Tapi semua berubah saat Manchester United mendapatkan kesempatan tendangan bebas menjelang pertandingan berakhir.
Van Persie dipercaya sebagai eksekutor. Tembakannya menabrak pagar hidup the Citizens dan mengubah arah laju bola. Pada akhirnya, jala gawang Manchester City bergetar dan the Red Devils keluar sebagai pemenang.
Gol Indah Sebagai Pengunci Gelar
Roda kehidupan juga berlaku di atas lapangan. Di antara bulan Februari hingga April, Van Persie kesulitan mencetak gol. Untungnya Manchester United sudah berada jauh dari para pesaing terdekatnya pada saat itu.
Ia berhasil menemukan performanya kembali menjelang akhir musim. Mulai dari melawan Stoke City pada bulan April hingga kontra Arsenal, sebanyak empat pertandingan, nama Van Persie selau muncul di papan skor.
Enam gol berhasil ia produksi dalam rentang waktu tersebut. Termasuk hat-trick yang Van Persie cetak kala the Red Devils bertemu Aston Villa di Old Trafford. Manchester United menang dengan skor telak 3-0 dalam laga tersebut.
Ia menghiasi performa apiknya dengan gol yang indah. Pada suatu momen, Van Persie mendapatkan umpan panjang dari Wayne Rooney. Ia tidak mendapatkan pengawalan yang ketat dari barisan pertahanan lawan saat itu.
Van Persie tidak perlu berbasa-basi. Begitu sampai ke kotak penalti, ia melepaskan tembakan bahkan saat bola belum menyentuh tanah. Sepakan kerasnya menghujam jala gawang Aston Villa dan membuat fans MU bersorak lantang.
Kemenangan tersebut membuat Manchester United menjadi juara Premier League meski masih menyisakan empat laga lagi. Secara total, ia mengantongi 26 gol dari 38 penampilan. Membuat Sir Alex bisa pensiun dengan tenang.
(Planet Football)
Baca Juga:
Mau Juara, MU Harus Cari Tandem yang Apik untuk Harry Maguire
Chelsea Mundur, MU Terdepan untuk Datangkan Declan Rice
Solskjaer Ciamik di MU Karena Ikuti Prinsip Sir Alex Ferguson
Anthony Martial Menggila di Musim 2019/20, Ternyata Ini Penyebabnya
Diogo Dalot Tidak Nampak di Skuat MU, Apa Jadi ke Barcelona?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



