Mengkritik Kebijakan Transfer Chelsea: Jual Madueke ke Arsenal Adalah Keputusan Paling Tidak Masuk Akal!

Afdholud Dzikry | 18 Mei 2026 14:33
Mengkritik Kebijakan Transfer Chelsea: Jual Madueke ke Arsenal Adalah Keputusan Paling Tidak Masuk Akal!
Pemain Arsenal, Noni Madueke, merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan FA Cup melawan Mansfield Town, Sabtu (7/3/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Legenda Inggris Wayne Rooney melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan transfer Chelsea musim ini. Mantan kapten Manchester United itu menilai keputusan manajemen The Blues justru membuat performa tim terus menurun.

Chelsea dianggap terlalu sering bongkar pasang skuad tanpa arah yang jelas. Beberapa pemain potensial dilepas, sementara rekrutan mahal belum mampu memberi dampak signifikan di lapangan.

Advertisement

Situasi tersebut membuat Chelsea terpuruk di klasemen Premier League dan terancam gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan. Rooney pun mempertanyakan logika di balik sejumlah keputusan transfer klub asal London Barat itu.

1 dari 3 halaman

Blunder Penjualan Madueke

Blunder Penjualan Madueke

Pemain Arsenal, Noni Madueke, beraksi dalam pertandingan Premier League melawan Fulham di London, Sabtu (2/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Kin Cheung

Rooney secara khusus menyoroti keputusan Chelsea menjual Noni Madueke ke Arsenal. Menurutnya, winger muda itu justru berkembang pesat dan menjadi salah satu faktor penting dalam persaingan gelar The Gunners musim ini.

Di sisi lain, Jamie Gittens yang dibeli seharga 52 juta Poundsterling belum menunjukkan performa sepadan. Hingga sejauh ini, kontribusinya masih sangat minim untuk tim.

"Saya pikir Chelsea harus menjual beberapa pemain karena mereka memiliki skuad yang besar dan telah membuat beberapa perekrutan yang sangat aneh," ujar Wayne Rooney dalam podcast BBC miliknya.

"Menjual Madueke ke Arsenal dan merekrut Gittens, saya hanya tidak memahaminya, saya tidak mengerti itu. Saya tidak pernah memahami perekrutan Garnacho, jadi ada beberapa perekrutan yang sangat aneh."

2 dari 3 halaman

Kebutuhan Pemain Berpengalaman di Skuad Muda

Kebutuhan Pemain Berpengalaman di Skuad Muda

Winger Chelsea, Estevao (tengah) merayakan golnya ke gawang Port Vale di Piala FA bersama rekan setimnya. (c) AP Photo/Ian Walton

Menurut Rooney, Chelsea terlalu bergantung pada pemain muda yang belum memiliki pengalaman cukup di level tertinggi. Dampaknya terlihat saat tim kehilangan kontrol dalam pertandingan penting.

Kekalahan di final FA Cup dari Manchester City menjadi contoh paling jelas. Rooney menilai skuad muda Chelsea membutuhkan sosok senior yang mampu memberi ketenangan dan arahan di lapangan.

"Ada pemain di sana yang harus mereka singkirkan untuk memasukkan lebih banyak pengalaman dan membantu para pemain muda," tegas mantan striker timnas Inggris tersebut.

"Kita melihat itu di final piala liga dan kita telah melihatnya sepanjang musim, mereka butuh sedikit bantuan dan panduan di dalam dan luar lapangan – tetapi jika mereka memperbaikinya, mereka bisa menjadi ancaman nyata musim depan."

3 dari 3 halaman

Harapan Baru di Bawah Kendali Xabi Alonso

Meski keras mengkritik kebijakan transfer klub, Rooney tetap optimistis dengan kedatangan Xabi Alonso sebagai manajer baru. Ia percaya mantan pelatih Bayer Leverkusen itu bisa membawa arah yang lebih jelas bagi Chelsea.

Rooney juga menilai Alonso memiliki karakter kuat dan pemahaman taktik yang dapat membantu perkembangan skuad muda The Blues. Apalagi, manajemen memberinya kontrak jangka panjang selama empat tahun.

"Yeah, pasti. Chelsea mungkin berada dalam posisi yang lebih baik daripada Manchester United pada awal musim ini," jawab Rooney saat ditanya peluang sukses Alonso.

"Mereka memiliki beberapa pemain yang sangat berbakat sehingga jika mereka mendapatkan perekrutan yang tepat di musim panas, saya sebenarnya berpikir mereka bisa berada di atas sana menantang gelar juara," pungkasnya.

Untuk sementara, Chelsea masih ditangani pelatih interim Calum McFarlane setelah pemecatan Liam Rosenior. Ia akan memimpin tim dalam dua laga terakhir musim ini melawan Tottenham Hotspur dan Sunderland sebelum era Alonso resmi dimulai.

LATEST UPDATE