Mengupas Rahasia 'Giant Slayer' West Ham United
Editor Bolanet | 3 Desember 2015 16:34
Ya, pada musim ini West Ham telah bertransformasi menjadi tim spesialis penghancur tim-tim raksasa Premier League. Mulai dari sang juara bertahan , Manchester City, Liverpool serta Arsenal sudah bertekuk lutut di bawah kaki Dimitri Payet dkk. Untuk menyempurnakan rekor Giant Slaying mereka, akhir pekan ini mereka akan mengincar raksasa Premier League, Manchester United sebagai korban terakhir mereka di paruh musim ini.
Meski langganan menghancurkan para tim-tim raksasa Premier League, West Ham terkadang masih terpeleset saat menghadapi tim-tim yang levelnya di bawah tim-tim elit tersebut. Lantas apakah yang membuat The Hammers begitu perkasa melawan tim-tim raksasa Premier League musim ini? Berikut Bolanet coba rangkumkan lima resep rahasia Giant Slaying West Ham United.[initial]
(bola/dub)
Mengandalkan Serangan Sayap

Hanya sekitar 26% Serangan West Ham dibangun dari tengah, sedangkan 44% Serangan mereka dibangun dari Sayap Kiri dan 30 % serangan mereka dibangun dari sayap kanan. Data ini diperkaut dengan tingginya angka Crossing yang dilakukan West Ham dengan rata-rata 12,25 Crossing per laga.
Strategi Counter Attack

Akan tetapi West Ham sangatlah efisien dalam memanfaatkan peluang yang mereka miliki. Dari empat pertandingan tersebut mereka sudah mencetak total 9 gol, dimana 5 gol diantaranya berawal dari skema counter attack.
Ketangguhan Adrian

Catatan statistiknya pun tidak kalah mengesankan. Dalam tiga pertandingan tersebut kiper Spanyol tersebut dipaksa melakukan 12 penyelamatan, 4 tangkapan serta satu tinjuan untuk menjaga gawang The Hammers kebobolan lebih jauh. Salah satu aksi heroiknya terlihat pada laga kontra Manchester City, dimana ia menggagalkan beberapa peluang beruntun dari Sergio Aguero.
Skema Set Piece Yang Bagus

Hal ini terlihat dari laga kontra Arsenal dimana skema Set Piece West Ham sukses membuat Cheikhou Koyate mencetak gol ke gawang Petr Cech. Selain itu Gol Diaffra Sakho ke gawang Manchester City juga lahir melalui skema Set Piece, dimana melalui skema sepak pojok Pedro Obiang meneruskan bola umpan Lanzini ke Sakho yang kemudian menjebol gawang Joe Hart
Magis Dimitri Payet

Dibeli dari Olympique Marseille, Payet sukses menjadi dirijen serangan The Hammers musim ini. Ia sukses mendikte serangan West Ham dan terbukti ia sukses membuat 2 assist dari empat laga dan membuat total delapan peluang kala melawan tim-tim raksasa Premier League tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



