Merasa Dikerjai, Liverpool Kapok Dipimpin Wasit Manchester
Editor Bolanet | 27 Desember 2013 04:22
- Manajer , Brendan Rodgers, menyayangkan sejumlah keputusan wasit Lee Mason, saat timnya dipaksa takluk 1-2 dari Manchester City di Etihad Stadium.
Menghadapi The Citizens di laga boxing day pada pekan ke-18, The Reds sejatinya mampu membuka keunggulan lewat Philippe Coutinho, sebelum Vincent Kompany dan Alvaro Negredo membalikkan keadaan.
Akan tetapi tim tamu sebenarnya bisa menggandakan kedudukan usai gol Coutinho, andai hakim garis tak menganggap Raheem Sterling berada di posisi offside. Terlebih dengan adanya dua insiden yang dalam kacamata Rodgers bisa berbuah penalti bagi timnya.
Saya pikir kami tak pernah diuntungkan keputusan. Saat hakim garis menilai offside, Sterling dan Kolarov bahkan berada di garis rumput yang berbeda. Jika anda bekerja di level ini, anda harus memastikan keputusan anda benar, dan kejadian itu sebenarnya bukan hal yang sulit, kecam Rodgers.
Ada lagi insiden lain ketika Luis Suarez tak mendapat tendangan bebas ketika Joleon Lescott menjatuhkannya. Itu bisa menghasilkan penalti, karena Suarez tak bisa melompat akibat tarikan dari Lescott.
Akibat kekalahan tersebut, Liverpool harus turun tiga peringkat ke posisi empat dengan poin 36. Rodgers pun tampak kapok mendapat wasit asal Greater Manchester saat menjalani laga kontra tim asal Manchester.
Semoga kami tidak lagi mendapat wasit asal daerah Manchester lagi pada laga Liverpool-Manchester, pungkasnya. [initial]
(sky/atg)
Menghadapi The Citizens di laga boxing day pada pekan ke-18, The Reds sejatinya mampu membuka keunggulan lewat Philippe Coutinho, sebelum Vincent Kompany dan Alvaro Negredo membalikkan keadaan.
Akan tetapi tim tamu sebenarnya bisa menggandakan kedudukan usai gol Coutinho, andai hakim garis tak menganggap Raheem Sterling berada di posisi offside. Terlebih dengan adanya dua insiden yang dalam kacamata Rodgers bisa berbuah penalti bagi timnya.
Saya pikir kami tak pernah diuntungkan keputusan. Saat hakim garis menilai offside, Sterling dan Kolarov bahkan berada di garis rumput yang berbeda. Jika anda bekerja di level ini, anda harus memastikan keputusan anda benar, dan kejadian itu sebenarnya bukan hal yang sulit, kecam Rodgers.
Ada lagi insiden lain ketika Luis Suarez tak mendapat tendangan bebas ketika Joleon Lescott menjatuhkannya. Itu bisa menghasilkan penalti, karena Suarez tak bisa melompat akibat tarikan dari Lescott.
Akibat kekalahan tersebut, Liverpool harus turun tiga peringkat ke posisi empat dengan poin 36. Rodgers pun tampak kapok mendapat wasit asal Greater Manchester saat menjalani laga kontra tim asal Manchester.
Semoga kami tidak lagi mendapat wasit asal daerah Manchester lagi pada laga Liverpool-Manchester, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














