Meski Tanpa Prestasi, MU Torehkan Rekor Pendapatan Rp11 Triliun dalam Setahun
Richard Andreas | 25 September 2019 12:30
Bola.net - Manchester United baru saja merilis laporan finansial dalam satu tahun fiskal 2019. Setan Merah mencapai rekor pendapatan terbesar dengan 627,1 juta poundsterling atau sekitar 11 triliun rupiah.
Torehan ini luar biasa, mengingat prestasi MU di atas lapangan tidak cukup baik. Terlebih, mereka tersingkir dari empat besar musim lalu dan dipastikan tidak akan bermain di Liga Champions musim ini.
Di sisi lain, angka itu sudah cukup membuktikan kualitas MU sebagai klub terbesar di dunia. MU tetap bisa mendulang keuntungan besar, yang berarti masih didukung fans kesayangan mereka.
Uniknya, dalam rincian pendapatan tersebut, MU ternyata paling banyak mendulang keuntungan dari sisi komersial. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pendapatan Komersial
Berbeda dengan klub lain, sumber pendapatan terbesar MU datang dari saluran komersial, bukan hak siar. Menurut Manchester Evening News, MU mendapatkan total 275,1 juta pounds dari sisi komersial saja.
Pendapatan komersial ini menjadi penyumbang terbesar dengan 43,87% pendapatan MU pada tahun fiskal 2019. Angka ini membuktikan daya pikat MU sebagai brand di seluruh dunia.
Di sisi lain, MU mendapatkan 241,2 juta poundsterling dari hak siar, naik 18 persen dari pendapatan musim lalu. Biar begitu, angka tersebut dinilai akan turun lagi tahun depan.
Liga Champions jadi alasan utama. MU mendulang banyak uang dari Liga Champions 2018/19 lalu, tapi musim 2019/20 ini mereka hanya bermain di Liga Europa.
Investasi Skuad
Lebih lanjut, masih menurut Manchester Evening News, MU memang berusaha menjaga besar pendapatan mereka dari sisi komersial. Angka itu akan sangat membantu melancarkan investasi skuad.
Musim ini, MU bisa menjaga pengeluaran di angka 80 juta pounds lewat pembelian Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka dan Daniel James serta penjualan Romelu Lukaku ke Inter Milan.
Biar begitu, usaha MU mendulang pendapatan komersial akan selalu jadi nomor dua. Pihak internal MU menjamin bahwa yang terutama adalah memetik hasil positif di lapangan dan terus mengembangkan skuad.
Uniknya, penjualan tiket MU musim lalu masih yang tertinggi di Premier League dengan 111 juta poundsterling.
Sumber: Manchester Evening News
Baca ini juga ya!
- Meski Fans Sambat, Manchester United Diminta Tidak Buru-Buru Memecat Solskjaer
- Manchester United Targetkan Mario Mandzukic di Januari 2020
- Man United vs Rochdale, Paul Pogba Sudah Bisa Bermain
- MU Bisa Juara Premier League, Andai Klopp dan Guardiola Pindah
- Solskjaer Diprediksi Dipecat Sebelum Musim 2019/2020 Tuntas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41














