Mikel Arteta Singgung Mental Arsenal Usai Kekalahan dari Man United
Richard Andreas | 26 Januari 2026 18:16
Bola.net - Arsenal mengalami kemunduran dalam perburuan gelar Premier League setelah menelan kekalahan 2-3 dari Manchester United. Hasil ini datang di tengah posisi mereka yang masih memimpin klasemen.
Kekalahan tersebut terjadi dalam laga alot di Emirates Stadium. Arsenal sempat memimpin dan bangkit menyamakan skor, sebelum akhirnya kebobolan gol penentu di menit-menit akhir.
Usai pertandingan, Mikel Arteta menyoroti aspek mental timnya. Ia menantang para pemain untuk menunjukkan kekuatan psikologis yang dibutuhkan untuk menjadi juara liga.
Kesalahan Sendiri dan Hukuman dari United

Arsenal membuka keunggulan lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29. Namun ,keunggulan itu tidak bertahan lama setelah kesalahan Martin Zubimendi memberi Bryan Mbeumo kesempatan menyamakan skor delapan menit kemudian.
Manchester United berbalik unggul melalui voli Patrick Dorgu di menit ke-50. Arsenal sempat memberi harapan lewat gol penyama dari Mikel Merino pada menit ke-84.
Harapan tersebut sirna ketika Matheus Cunha mencetak gol penentu pada menit ke-87. Gol itu memastikan kemenangan pertama United di kandang Arsenal sejak 2017 dan membuat The Gunners tanpa kemenangan dalam tiga laga liga beruntun.
Arteta Menanggapi Keraguan soal Mental Tim

Mantan kapten Arsenal, Patrick Vieira, menyebut masih ada keraguan terkait kekuatan mental tim. Dan Mikel Arteta menanggapi pernyataan tersebut dengan terbuka.
“Tidak masalah. Kami menerima setiap pendapat, dari mana pun datangnya, dan mereka pasti punya alasan untuk mengatakannya," kata Arteta.
"Pada akhirnya, kami harus menunjukkan kekuatan mental yang kami miliki di lapangan saat hari pertandingan,” ujar Arteta.
Ia membandingkan performa Arsenal dengan laga sebelumnya di Eropa. Arteta menilai masalah utama bukan semata mental, melainkan kualitas teknis yang menurun.
“Kami tampil luar biasa di Milan, dan hari ini kami tidak sebagus itu. Saya tidak tahu apakah itu soal mental, tetapi kami buruk secara teknis di beberapa aspek melawan tim yang bisa menghukum kesalahan seperti itu.”
Reaksi Suporter dan Keyakinan untuk Bangkit
Sebagian suporter mencemooh Arsenal saat laga usai, meski kekalahan ini merupakan yang pertama di kandang sejak Mei 2025. Arteta menegaskan timnya harus menerima reaksi tersebut.
“Tidak masalah. Kami harus berbuat lebih, jadi mungkin itu belum cukup. Kami harus melakukan lebih, tidak ada pilihan lain. Kami harus memberikan yang terbaik," lanjut Arteta.
Arteta menilai Arsenal sudah berusaha maksimal, namun kurang efisien dan melakukan kesalahan yang berujung hukuman. Ia menyebut kekalahan sebagai bagian dari perjalanan menuju gelar.
“Ini bagian dari perjalanan untuk juara. Jika tidak, tidak akan ada tim yang kalah dalam sepak bola. Yang penting adalah bagaimana kami bereaksi, dan saya sangat yakin kami akan bereaksi dengan cepat.”
Arsenal akan menghadapi Kairat Almaty pada laga terakhir fase liga Liga Champions. Mereka sudah memastikan lolos ke babak 16 besar.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Dua Laga, Dua Kemenangan Besar: Man United di Bawah Michael Carrick Bikin Terpukau!
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 24-27 Januari 2026
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Krisis Bek di Tengah Musim, Jamie Redknapp Desak Liverpool Bantu Arne Slot Januari Ini
- Mental Juara Dipertanyakan: Arsenal Terlalu Naif atau Mulai Kena Mental Nih?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persita 4 April 2026
Bola Indonesia 3 April 2026, 18:05
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persis 4 April 2026
Bola Indonesia 3 April 2026, 17:53
-
Juventus Incar Bernardo Silva, Gaji Jadi Hambatan Utama Transfer
Liga Italia 3 April 2026, 16:10
-
Cari Alternatif Rashford, Barcelona Lirik Mantan Pemainnya Sendiri
Liga Spanyol 3 April 2026, 15:40
-
Jadwal BRI Super League Hari Ini: Arema FC dan Dewa United Tanding
Bola Indonesia 3 April 2026, 13:43
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini, Jumat 3 April 2026: Ada LavAni vs Garuda Jaya
Voli 3 April 2026, 11:08
-
Jika Brasil Bisa Punya Ancelotti, Mengapa Italia Tak Ambil Mourinho?
Piala Dunia 3 April 2026, 10:30
-
Roberto Mancini Bidik Kursi Pelatih Timnas Italia Lagi
Piala Dunia 3 April 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13











