Mikel Arteta Singgung Mental Arsenal Usai Kekalahan dari Man United

Richard Andreas | 26 Januari 2026 18:16
Mikel Arteta Singgung Mental Arsenal Usai Kekalahan dari Man United
Selebrasi pemain Arsenal merayakan gol bunuh diri Lisandro Martinez saat melawan Manchester United, Minggu 25 Januari 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Arsenal mengalami kemunduran dalam perburuan gelar Premier League setelah menelan kekalahan 2-3 dari Manchester United. Hasil ini datang di tengah posisi mereka yang masih memimpin klasemen.

Kekalahan tersebut terjadi dalam laga alot di Emirates Stadium. Arsenal sempat memimpin dan bangkit menyamakan skor, sebelum akhirnya kebobolan gol penentu di menit-menit akhir.

Advertisement

Usai pertandingan, Mikel Arteta menyoroti aspek mental timnya. Ia menantang para pemain untuk menunjukkan kekuatan psikologis yang dibutuhkan untuk menjadi juara liga.

1 dari 3 halaman

Kesalahan Sendiri dan Hukuman dari United

Kesalahan Sendiri dan Hukuman dari United

Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus vs bek Manchester United, Patrick Dorgu di laga Liga Inggris, 25 Januari 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Arsenal membuka keunggulan lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29. Namun ,keunggulan itu tidak bertahan lama setelah kesalahan Martin Zubimendi memberi Bryan Mbeumo kesempatan menyamakan skor delapan menit kemudian.

Manchester United berbalik unggul melalui voli Patrick Dorgu di menit ke-50. Arsenal sempat memberi harapan lewat gol penyama dari Mikel Merino pada menit ke-84.

Harapan tersebut sirna ketika Matheus Cunha mencetak gol penentu pada menit ke-87. Gol itu memastikan kemenangan pertama United di kandang Arsenal sejak 2017 dan membuat The Gunners tanpa kemenangan dalam tiga laga liga beruntun.

2 dari 3 halaman

Arteta Menanggapi Keraguan soal Mental Tim

Arteta Menanggapi Keraguan soal Mental Tim

Pemain Arsenal, Bukayo Saka (kanan), berduel dengan pemain Manchester United, Patrick Dorgu, dalam pertandingan Premier League, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Mantan kapten Arsenal, Patrick Vieira, menyebut masih ada keraguan terkait kekuatan mental tim. Dan Mikel Arteta menanggapi pernyataan tersebut dengan terbuka.

“Tidak masalah. Kami menerima setiap pendapat, dari mana pun datangnya, dan mereka pasti punya alasan untuk mengatakannya," kata Arteta.

"Pada akhirnya, kami harus menunjukkan kekuatan mental yang kami miliki di lapangan saat hari pertandingan,” ujar Arteta.

Ia membandingkan performa Arsenal dengan laga sebelumnya di Eropa. Arteta menilai masalah utama bukan semata mental, melainkan kualitas teknis yang menurun.

“Kami tampil luar biasa di Milan, dan hari ini kami tidak sebagus itu. Saya tidak tahu apakah itu soal mental, tetapi kami buruk secara teknis di beberapa aspek melawan tim yang bisa menghukum kesalahan seperti itu.”

3 dari 3 halaman

Reaksi Suporter dan Keyakinan untuk Bangkit

Sebagian suporter mencemooh Arsenal saat laga usai, meski kekalahan ini merupakan yang pertama di kandang sejak Mei 2025. Arteta menegaskan timnya harus menerima reaksi tersebut.

“Tidak masalah. Kami harus berbuat lebih, jadi mungkin itu belum cukup. Kami harus melakukan lebih, tidak ada pilihan lain. Kami harus memberikan yang terbaik," lanjut Arteta.

Arteta menilai Arsenal sudah berusaha maksimal, namun kurang efisien dan melakukan kesalahan yang berujung hukuman. Ia menyebut kekalahan sebagai bagian dari perjalanan menuju gelar.

“Ini bagian dari perjalanan untuk juara. Jika tidak, tidak akan ada tim yang kalah dalam sepak bola. Yang penting adalah bagaimana kami bereaksi, dan saya sangat yakin kami akan bereaksi dengan cepat.”

Arsenal akan menghadapi Kairat Almaty pada laga terakhir fase liga Liga Champions. Mereka sudah memastikan lolos ke babak 16 besar.