Mikel Arteta Ungkap Apa yang Salah dari Arsenal di Era Unai Emery
Yaumil Azis | 6 Mei 2020 08:41
Bola.net - Karir Unai Emery sebagai pelatih di Arsenal tidak berjalan dengan baik. Dan penggantinya, Mikel Arteta, tahu persis apa yang salah dari the Gunners di masa kepemimpinannya.
Emery diangkat sebagai penerus tahta yang diduduki Arsene Wenger selama 22 tahun. Publik tentu memiliki harapan tinggi terhadap Emery yang mencapai banyak kesukesan bersama Sevilla dan PSG.
Secercah harapan itu terlihat di musim 2018/19. Arsenal finis di posisi ke-5 klasemen Premier League, lebih baik satu peringkat ketimbang musim sebelumnya, dan berhasil menjadi runner-up Liga Europa.
Sayangnya harapan itu meredup di musim berikutnya, terutama saat Arsenal menelan serangkaian hasil buruk menjelang akhir tahun 2019. Pada akhirnya, Emery pun dipecat untuk digantikan dengan Mikel Arteta.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ada yang Salah dari Arsenal
Skuat Arsenal di era Emery sebenarnya tak bisa dibilang buruk. Namun entah mengapa, pemain seperti Mesut Ozil serta Shkodran Mustafi dan juga David Luiz tak mampu menunjukkan performa terbaiknya.
Dan Arteta tahu masalah sebenarnya dari Arsenal di era tersebut. Yakni energi, sesuatu yang tidak terlihat tapi sangat dibutuhkan dalam masa transisi kepelatihan the Gunners.
"Transformasi itu terjadi. Datang ke klub ini pada momen itu tidaklah mudah tapi anda menyebutkan kata kuncinya yaitu 'energi'," ungkap Arteta kepada legenda Arsenal, Ian Wright.
"Dan saya merasa energi di tempat latihan dan stadion sedang tidak tepat untuk klub yang luar biasa seperti ini," lanjutnya.
Menggunakan Pengalaman
Sebagai mantan pemain sekaligus kapten Arsenal, Arteta tahu persis kadar energi yang dimaksud. Sehingga dirinya bisa mengembalikan energi tersebut dan menghidupkan lagi secercah harapan itu.
"Saya pernah berada di sini dan beruntung bisa bermain di sini, jadi semua orang pertama-tama harus merasakan hal yang sama. Ada banyak diskoneksi pada beberapa area dan saya ingin menyatukan semuanya," tambahnya.
"Pertama-tama dengan membuat semuanya merasa beruntung bisa berada di klub ini dan kemudian arah yang jelas soal di mana kami seharusnya berada," pungkasnya.
Dan sekarang Arsenal sedang berusaha merangkak naik dalam klasemen Premier League. Mereka berada di posisi ke-9 dan bisa melompat naik ke peringkat enam jika mampu meraih tiga poin dari laga tunda kontra Manchester City.
(Metro)
Baca juga:
Gagasan Tuntaskan Premier League: Potong Durasi Pertandingan Tidak Sampai 90 menit?
Mikel Arteta Enggan Merayu Pemain untuk Bergabung dengan Arsenal, Apa Sebab?
Hari Ini 11 Tahun Lalu: Saat Tendangan Roket Cristiano Ronaldo Bikin Arsenal Tak Berkutik
Kala Nama Klub-klub Rival Sekota di Eropa Digabungkan, Garing Atau Kocak Nih?
Cara Cerdik Thierry Henry Agar Rekornya Tidak Dipatahkan De Bruyne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












