Misteri di Balik Kematian Diogo Jota: Kecelakaan Mobil Setelah Dilarang Terbang oleh Dokter?
Asad Arifin | 4 Juli 2025 09:13
Bola.net - Mantan penyerang Liverpool dan Timnas Portugal, Diogo Jota, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil tragis yang terjadi di Spanyol. Peristiwa nahas ini terjadi usai Jota memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan udara sesuai anjuran dokter, dan memilih melakukan perjalanan darat.
Mengacu pada laporan The Telegraph, Jota sebelumnya menjalani prosedur medis ringan pada bagian paru-paru. Atas dasar kondisi tersebut, ia disarankan untuk tidak naik pesawat kembali ke Inggris.
Diogo Jota pun memulai perjalanan panjang dari kampung halamannya di Porto menuju kota pelabuhan Santander, Spanyol, dengan tujuan menyeberang ke Inggris menggunakan kapal feri.
Namun, perjalanan itu berujung petaka. Dalam perjalanannya, mobil Lamborghini Huracan Evo Spyder milik Jota mengalami kecelakaan fatal di Provinsi Zamora, Spanyol. Kendaraan mewah seharga £180.000 itu dilaporkan terbakar setelah salah satu bannya pecah ketika menyalip kendaraan lain. Jota, yang saat itu berusia 28 tahun, tewas di tempat bersama saudaranya, Andre Silva.
Perjalanan Darat Gantikan Penerbangan, Berakhir Tragis

Jota dijadwalkan kembali bergabung bersama Liverpool dalam sesi latihan pramusim yang rencananya digelar pekan depan. Namun, kondisi kesehatannya pasca operasi membuat tim medis melarangnya melakukan perjalanan dengan pesawat.
Sebagai gantinya, Jota memilih melakukan perjalanan darat sejauh hampir 300 kilometer menuju Santander. Dari sana, ia berniat menyeberang ke Inggris menggunakan feri Brittany Ferries dari Santander menuju Plymouth.
Editor olahraga CNN Portugal, Rui Loura, mengonfirmasi bahwa larangan terbang tersebut berkaitan langsung dengan kondisi medis Jota. “Dia telah disarankan untuk tidak terbang setelah menjalani operasi paru-paru,” ujar Loura.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti siapa yang mengemudikan mobil saat kecelakaan terjadi. Kepolisian Spanyol masih menyelidiki insiden tersebut, termasuk kemungkinan bahwa kecepatan tinggi menjadi faktor penyebab kecelakaan.
Kesedihan Mendalam dari Liverpool

Kabar duka meninggalnya Diogo Jota langsung mengguncang Liverpool FC dan para pendukung setianya. Suasana berkabung menyelimuti Anfield, dengan para suporter berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Karangan bunga, syal klub, dan berbagai pesan emosional mulai memenuhi area luar stadion. Salah satu pesan yang menyentuh hati bertuliskan: "Terima kasih untuk semuanya, Diogo."
Profesor John Ashton, mantan direktur kesehatan masyarakat North-West yang juga dikenal atas perannya dalam tragedi Hillsborough, menyebut kepergian Jota sebagai pukulan emosional mendalam bagi keluarga besar The Reds.
"Ini bisa memunculkan kembali emosi kolektif yang pernah kami rasakan. Kepada keluarga Jota, ketahuilah bahwa komunitas Liverpool FC memikirkan Anda dan tidak akan membiarkan Anda berduka sendirian,” ujarnya kepada The Telegraph.
Baca Ini Juga:
- Chelsea Habiskan Rp12,4 Triliun untuk 18 Penyerang dalam 3 Tahun: Strategi atau Pemborosan?
- Perang Transfer Dimulai! Arsenal dan Atletico Madrid Saling Sikut Demi Bintang Atalanta Ini
- Liverpool Pensiunkan Nomor 20 sebagai Penghormatan Abadi untuk Diogo Jota
- Termasuk Joao Pedro, Chelsea Sudah Rekrut 18 Penyerang Era Todd Boehly
- Virgil van Dijk Luluh Lantak oleh Kabar Duka Diogo Jota: Benar-benar Hancur dan Tidak Percaya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
-
Situasi Sudah Genting! Chelsea Mungkin Tidak Main di UCL Musim Depan
Liga Inggris 21 April 2026, 16:15
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





