Mohamed Salah: Dari Gagal di Chelsea hingga Jadi Legenda Liverpool dan Superstar Dunia
Aga Deta | 25 Maret 2026 14:08
Bola.net - Keputusan Mohamed Salah untuk meninggalkan Liverpool di akhir musim menandai berakhirnya era gemilang selama sembilan tahun. Pengumuman itu disampaikan secara mengejutkan dan langsung menyita perhatian publik sepak bola.
Perjalanan Salah bersama Liverpool tidak hanya soal trofi, tetapi juga tentang transformasi seorang pemain. Ia datang dengan keraguan, namun pergi sebagai legenda klub dan ikon Premier League.
Meski performanya musim ini tidak selalu konsisten, pencapaiannya tetap berbicara banyak. Salah meninggalkan warisan berupa gelar, rekor, dan pengaruh besar di dalam maupun luar lapangan.
Kesuksesan tersebut terasa kontras jika melihat awal kariernya di Inggris. Saat membela Chelsea, Salah justru gagal menunjukkan potensinya.
Awal Sulit di Chelsea dan Kebangkitan di Italia

Karier Salah di Chelsea tidak berjalan sesuai harapan. Ia kesulitan tampil konsisten dan hanya mencetak dua gol selama memperkuat klub tersebut.
Penampilannya bahkan kerap dianggap tidak menonjol. Situasi itu membuatnya harus mencari jalan lain untuk mengembangkan kariernya.
Kesempatan datang melalui masa peminjaman ke Italia. Bersama Fiorentina, Salah mulai menunjukkan kualitasnya sebagai pemain menyerang berbahaya.
Ia mencetak gol penting dan tampil impresif melawan tim besar. Performa tersebut menjadi titik awal kebangkitannya di sepak bola Eropa.
Bersinar di Roma dan Menarik Perhatian Liverpool

Setelah meninggalkan Fiorentina, Salah melanjutkan kariernya bersama AS Roma. Di klub ini, ia semakin berkembang dan menjadi pemain kunci.
Musim pertamanya di Roma berjalan gemilang. Ia bahkan terpilih sebagai pemain terbaik klub berkat kontribusi signifikan.
Pada musim berikutnya, Salah mencatatkan 19 gol di semua kompetisi. Performa itu membantu Roma finis sebagai runner-up Serie A.
Penampilan konsisten tersebut menarik perhatian Liverpool. Klub Inggris itu akhirnya merekrutnya pada 2017 untuk memperkuat lini serang.
Era Keemasan di Liverpool dan Mesin Gol Mematikan

Di bawah arahan Jurgen Klopp, Salah langsung tampil luar biasa. Ia mencetak 44 gol di musim pertamanya dan menjadi pusat permainan tim.
Kolaborasinya dengan Sadio Mane dan Roberto Firmino membentuk lini serang yang mematikan. Liverpool pun berkembang menjadi tim yang sangat kompetitif.
Salah meraih berbagai penghargaan individu. Ia memenangkan tiga kali PFA Player of the Year dan beberapa Golden Boot Premier League.
Kontribusinya juga membawa Liverpool meraih berbagai trofi. Termasuk Liga Champions dan gelar Premier League yang telah lama dinantikan.
Warisan, Pengaruh, dan Status Ikon Global

Kesuksesan Salah tidak hanya terlihat dari statistik gol. Ia juga memiliki dampak besar di luar lapangan sebagai figur publik global.
Namanya masuk dalam daftar tokoh paling berpengaruh dunia. Ia juga menggunakan platformnya untuk menyuarakan isu sosial penting.
Di Liverpool, ia menjadi simbol kebangkitan klub. Bahkan kontribusinya membantu mengakhiri penantian panjang gelar liga Inggris.
Meski akan meninggalkan Anfield, warisan Salah tetap abadi. Ia akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah klub.
Sumber: talkSPORT
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Desire Doue Bidik Semua Trofi usai Bawa PSG Juara Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 08:16
-
PSG Jadi Tim Ketiga yang Mampu Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 06:35
-
Tinggalkan Napoli, Romelu Lukaku Resmi Gabung Fenerbahce
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 05:35
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
LATEST UPDATE
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
-
Formasi Pertahanan Terbaik Liverpool dengan Ronald Araujo
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 12:14
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
Chelsea Tetapkan Batas Waktu Transfer Enzo Fernandez, Manchester City Harus Bergerak
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:38
-
4 Talenta Akademi Real Madrid yang Bisa Masuk Rencana Jose Mourinho
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 11:16
-
Senne Lammens Ganti Nomor Punggung di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:08
-
La Liga 2026/27: Superkomputer Prediksi Barcelona Juara, Real Madrid Runner-up
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:42
-
Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 10:38
-
Manchester United Menang atas Leeds, 3 Catatan Penting dari Laga Pramusim
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


