Momen-Momen Ikonik yang Terjadi Sepanjang Rivalitas MU vs Liverpool
Aga Deta | 18 Oktober 2019 14:15
Bola.net - Rivalitas antara Manchester United dan Liverpool sudah berlangsung cukup lama. Karena itu, tidak mengherankan kalau banyak drama yang mewarnai pertemuan dua klub terbesar di Inggris tersebut.
Momen istimewa dan ikonik diharapkan kembali hadir saat Manchester United menjamu Liverpool dalam lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Minggu (20/10/2019).
Pertandingan tersebut sangat krusial bagi Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah tersebut mencari momen kebangkitan setelah terseok-seok pada delapan laga pertama musim ini.
MU baru mengoleksi sembilan poin dan hanya unggul dua poin dari batas zona degradasi. Posisi sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer, mulai terusik. Fans mulai mendesak klub untuk memecat pelatih asal Norwegia tersebut.
Sebaliknya, Liverpool sedang dalam kepercayaan tinggi. The Reds masih mempertahankan kesempurnaan dengan menyapu bersih delapan kemenangan.
Liverpool unggul delapan poin atas peringkat kedua, Manchester City. Posisi mereka benar-benar di atas angin.
Namun, duel Liverpool kontra Manchester United selalu menjanjikan pertarungan sengit, apa pun kondisinya. Tak heran, banyak hadir momen ikonik sepanjang sejarah duel sarat gengsi tersebut. Berikut 7 di antaranya, seperti dilansir Sportjoe.
Gerrard Mencium Kamera
Momen Steven Gerrard mencium kamera tersebut kemungkinan sulit hilang dari benak fans Manchester United, bahkan setelah bertahun-tahun.
Saat itu, Liverpool berhasil mempermalukan MU di Old Trafford dengan skor 4-1 pada 2009, yang membuat pacuan juara Premier League kembali terbuka.
Laga tersebut diwarnai kartu merah untuk bek tengah Setan Merah, Nemanja Vidic. Namun, bukan itu momen yang paling menyesakkan bagi suporter MU. Namun, momen ikoniknya adalah saat penalti Steven Gerrard membawa Liverpool unggul 2-1.
Setelah menjebol gawang MU, Gerrard langsung berlari ke sudut lapangan, kemudian mencium kamera yang digunakan merekam pertandingan. Adegan itu pun berulang kali diputar, dan mungkin masih menghantui fans MU hingga kini.
Suarez Emoh Berjabat Tangan dengan Evra
Saat membela Liverpool, Luis Suarez pernah mendapat hukuman delapan pertandingan karena terbukti melakukan tindakan rasial terhadap bek MU, Patrice Evra.
Insiden tersebut menjadi salah satu momen yang membuat Suarez dimusuhi fans Manchester United. Namun, Suarez malah kembali berulah ketika pertama kali bertemu Evra setelah bebas dari larangan bertanding pada 2012.
Pemain asal Uruguay tersebut menolak berjabat tangan dengan Evra. Manajer MU saat itu, Sir Alex Ferguson, saat geram. Dia bahkan mengatakan Suarez semestinya tak diizinkan lagi memperkuat Liverpool selamanya karena tindakan itu.
Setelah MU menang 2-1 pada laga itu, Evra memutuskan membalas dengan berselebrasi di depan Suarez.
Torres Vs Vidic
Setiap kali Manchester United dan Liverpool saling jegal pada era pertengahan 2000, selalu ada duel mini di lapangan. Duel yang dimaksud adalah Fernando Torres versus Nemanja Vidic.
Pemenangnya hampir selalu adalah Torres. Striker Liverpool itu bagaikan mimpi buruk bagi Vidic.
Duel kontra Liverpool sepertinya selalu menjadi momen buruk bagi Vidic. Bek asal Serbia itu mendapat kartu merah dalam tiga pertemuan beruntun melawan The Reds.
Salah satu momen ikonik Vidic versus Torres terjadi saat Liverpool menang 4-1 di Old Trafford pada 2009. Saat itu, Vidic melakukan kesalahan sehingga memudahkan Torres membobol gawang MU.
Ryan Babel Picu Kontroversi soal Howard Webb
Manchester United mengalahkan Liverpool 1-0 pada babak ketiga Piala FA 2011. Satu-satunya gol kemenangan MU lahir dari titik penalti pada awal pertandingan.
Pertandingan tersebut benar-benar membuat kesal fans Liverpool. Wasit Howard Webb juga mengganjar kartu merah untuk kapten Liverpool, Steven Gerrad, pada babak pertama.
Setelah pertandingan, pemain Liverpool Ryan Babel memicu kontroversi. Dia mengunggah foto Webb di Twiiter, dengan keterangan provokatif.
"Dan mereka menyebutnya salah satu wasit terbaik? Itu lelucon.
Gara-gara ulahnya tersebut, Babel dijatuhi denda 10.000 pounds.
Gol John O'Shea
Mungkin ini menjadi gol terpenting dalam karier John O'Shea. Bek MU tersebut menjadi pahlawan kemenangan untuk timnya saat melawat ke markas Liverpool dalam lanjutan Premier League di Anfield, 2 Maret 2007.
Pada laga tersebut, Manchester United kehilangan Wayne Rooney yang mengalami cedera. Situasi makin buruk bagi Setan Merah setelah gelandang Paul Scholes diusir wasit setelah mengasari Xabi Alonso. Liverpool juga tampil dominan pada laga itu.
Namun O’Shea, yang baru diturunkan di menit ke-73 menggantikan Rooney, mencetak satu-satunya gol pada laga tersebut. Dia menyambar bola setelah kiper Pepe Reina gagal menangkap tendangan bebas Cristiano Ronaldo dengan sempurna. Gol itu sangat dramatis karena tercipta pada injury time.
Scholes Dapat Kartu Merah karena Mengasari Alonso
Pada laga Manchester United kontra Liverpool di Anfied pada 2 Maret 2017 juga ada momen lain yang tak kalah menarik, yaitu pelanggaran Paul Scholes terhadap Xabi Alonso.
Saat itu Scholes terlibat perebutan bola dengan Alonso. Perebutan bola itu berujung petaka bagi Scholes setelah tangannya bermain dan mengarah kepada Alonso.
Wasit tak bisa menolerir tindakan gelandang legendaris MU itu. Scholes pun diusir wasit karena insiden tersebut pada menit ke-86.
Selebrasi Kontroversial Gary Neville
Bek legendaris Manchester United, Gary Neville, dikenal selalu menempatkan Liverpool sebagai rival terbesarnya di Premier League. Alhasil, semangatnya selalu menggebu-gebu setiap menghadapi laga kontra Liverpool.
Gary Neville bahkan pernah mendapatkan hukuman atas selebrasi berlebihan yang dilakukannya pada partai melawan Liverpool di Old Trafford. Dia didenda 5 ribu pounds.
Insiden itu terjadi sesaat setelah gol penentu kemenangan MU atas Liverpool yang dicetak Rio Ferdinand pada menit ke-90. Neville melakukan selebrasi dengan berlari ke arah fans The Reds sambil memperlihatkan logo MU di jerseynya.
Fans Liverpool menilai tindakan Neville itu bernada melecehkan. FA juga memutuskan serupa. FA menilai tindakan Neville tidak pantas karena berpotensi memicu konflik.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri/Editor Yus Mei Sawitri https://www.bola.com
Published: 18 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Everton vs Man Utd 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 11:40
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
-
Rating Pemain Liverpool saat Tundukkan Ipswich: Kolaborasi Maut Isak dan Gakpo
Liga Inggris 5 September 2026, 08:21
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 08:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





