Mourinho Anggap Pemecatan Hal Biasa
Editor Bolanet | 22 Oktober 2016 21:40
Manajer Portugal itu dipaksa pergi dari Stamford Bridge di Desember, usai tim mencatat hasil buruk di awal kompetisi Premier League, atau hanya beberapa bulan usai sang bos membawa tim London Barat menjadi juara di ajang yang sama.
Namun Mourinho mengaku ia tidak menyimpan dendam apapun terhadap mantan klubnya.
Hal tersebut memang tidak mengenakkan untuk saya, namun itulah kehidupan. Saya menganggapnya sebagai sesuatu yang positif. Dipecat adalah bagian dari sepakbola, ada banyak manajer terbaik di sepakbola mengalami momen seperti ini, tutur Mourinho menurut Goal International.
Tentu saja ada beberapa pengecualian, namun umumnya, dan terutama di sepakbola modern, anda ada di posisi di mana itu bisa terjadi pada semua orang.
Jika itu klub di mana saya tak memberikan apapun, itu akan lebih sulit. Ketika saya ada di klub di mana saya memberikan titel di dua periode yang berbeda, dan bagi fans, memberikan momen terbaik, saya meninggalkan mereka dengan perasaan saya sudah melakukan pekerjaan saya. [initial]
(gl/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















