Mourinho Boikot Acara Penghargaan PFA Award?
Editor Bolanet | 27 April 2014 13:08
- Skuat dilarang oleh Jose Mourinho untuk menghadiri acara penyerahan penghargaan Pemain Terbaik EPL versi PFA musim 2013-2014 ini.
Hal tersebut dilaporkan oleh jurnalis Sunday People, Steve Bates. Dalam tulisannya, ia mengungkapkan bahwa Mourinho dengan tegas melarang pemainnya hadir di acara tersebut. Padahal, salah satu anak asuhnya, yakni Eden Hazard, juga masuk dalam daftar kandidat Pemain Terbaik musim ini.
Bates sendiri sebelumnya sudah mengabarkan bahwa Luis Suarez telah resmi terpilih menjadi Pemain Terbaik versi PFA musim ini. Ia mengungguli pemain hebat lainnya, yaitu Steven Gerrard, Daniel Sturridge, Adam Lallana, Yaya Toure, dan tentunya Hazard.
Alasan Mourinho melarang anak-anak asuhnya hadir di acara yang dilangsungkan di London pada Minggu malam usai laga kontra di Anfield tersebut belum diketahui. Padahal, acara penghargaan tersebut tak melanggar jam malam yang sebelumnya diterapkan oleh The Happy One sendiri.
Sebagai informasi, jam malam itu diterapkan Mourinho agar anak-anak asuhnya bisa berkonsentrasi dan mempersiapkan diri lebih baik menghadapi laga kontra Atletico Madrid di leg kedua babak semifinal Liga Champions tengah pekan depan.
Mungkinkah Mourinho melarang anak-anak asuhnya datang ke acara tersebut karena kecewa karena Hazard kalah? Ataukah sebagai bentuk protes pada FA yang tak mau mengubah jadwal tanding kontra Liverpool? Untuk saat ini, hanya pria Portugal itu sendiri yang mengetahui jawabannya. [initial]
(mrr/dim)
Hal tersebut dilaporkan oleh jurnalis Sunday People, Steve Bates. Dalam tulisannya, ia mengungkapkan bahwa Mourinho dengan tegas melarang pemainnya hadir di acara tersebut. Padahal, salah satu anak asuhnya, yakni Eden Hazard, juga masuk dalam daftar kandidat Pemain Terbaik musim ini.
Bates sendiri sebelumnya sudah mengabarkan bahwa Luis Suarez telah resmi terpilih menjadi Pemain Terbaik versi PFA musim ini. Ia mengungguli pemain hebat lainnya, yaitu Steven Gerrard, Daniel Sturridge, Adam Lallana, Yaya Toure, dan tentunya Hazard.
Alasan Mourinho melarang anak-anak asuhnya hadir di acara yang dilangsungkan di London pada Minggu malam usai laga kontra di Anfield tersebut belum diketahui. Padahal, acara penghargaan tersebut tak melanggar jam malam yang sebelumnya diterapkan oleh The Happy One sendiri.
Sebagai informasi, jam malam itu diterapkan Mourinho agar anak-anak asuhnya bisa berkonsentrasi dan mempersiapkan diri lebih baik menghadapi laga kontra Atletico Madrid di leg kedua babak semifinal Liga Champions tengah pekan depan.
Mungkinkah Mourinho melarang anak-anak asuhnya datang ke acara tersebut karena kecewa karena Hazard kalah? Ataukah sebagai bentuk protes pada FA yang tak mau mengubah jadwal tanding kontra Liverpool? Untuk saat ini, hanya pria Portugal itu sendiri yang mengetahui jawabannya. [initial]
Baca Juga:
- Mourinho Kirim Mata-Mata ke Bernabeu?
- Rodgers: Jika Chelsea Gagal, Mou Pasti Dukung Liverpool Juara
- Rodgers: Mourinho Sempat Hampir Tangani Liverpool
- Rodgers: Sebutan 'Lemah' Itu Tak Menghormati Pemain Chelsea Sendiri
- Mourinho: Chelsea Pantas Mendapat Penghormatan Lebih
- Mourinho Merasa Menjadi Korban
- Mourinho: Saya Tak Akan Tinggalkan Chelsea Untuk United
- Rumor Chelsea Mainkan Tim Lemah Tak Ganggu Rodgers
- Lawan Liverpool, Mourinho Turunkan Tim Lapis Kedua?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
-
Phil Foden Sepakat Perpanjang Kontrak di Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 6 Mei 2026, 05:52
-
Man of the Match Arsenal vs Atletico Madrid: Declan Rice
Liga Champions 6 Mei 2026, 04:30
-
Lolos ke Liga Champions Jadi Harga Mati bagi AC Milan
Liga Italia 6 Mei 2026, 00:47
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18















