Mourinho Dukung Kebijakan 'Keras' Ala FA
Editor Bolanet | 5 Oktober 2013 02:27
- Manajer , Jose Mourinho, mendukung kebijakan Football Association, yang menurutnya menjaga tradisi sepakbola agresif ala Inggris.
Dukungan tersebut diutarakannya, usai striker The Blues, Fernando Torres terbebas dari sanksi FA, meski terlibat insiden dengan Jan Vertonghen, pada derby London kontra yang mengakibatkan El Nino diusir ke luar lapangan.
Terbebasnya Torres dari hukuman sempat menuai kecaman dari manajer Spurs, Andre Villas-Boas. Pria Portugal yang juga mantan anak buah The Special One itu menganggap sikap FA kepada Torres sebagai aib.
Akan tetapi pendapat sebaliknya diungkapkan Mourinho. Menurutnya, keputusan FA tersebut masih sesuai dengan tradisi sepakbola Inggris yang cenderung agresif, termasuk dalam menentukan sanksi disiplin bagi pemain.
Pendapat saya simpel. Untuk beberapa alasan, sepakbola Inggris tetaplah sepakbola Inggris, dan Premier League tetap kejuaraan paling penting dan paling dicintai di seluruh dunia, ujar Mourinho.
Salah satu alasannya adalah karena orang-orang menikmati agresi, mereka menikmati emosi dan terkadang sesuatu yang sedikit tidak terkontrol.
Ditambahkan Mourinho jika kartu merah yang diterima Torres merupakan sebuah bentuk dari simulasi, dan hal tersebut tidak digemari di Inggris. Prinsip FA pun mendapat dukungan dari Mourinho.
Saya pikir FA mempertahankan prinsip mereka dan nilai-nilai dari sepakbola Inggris. [initial]
(sky/atg)
Dukungan tersebut diutarakannya, usai striker The Blues, Fernando Torres terbebas dari sanksi FA, meski terlibat insiden dengan Jan Vertonghen, pada derby London kontra yang mengakibatkan El Nino diusir ke luar lapangan.
Terbebasnya Torres dari hukuman sempat menuai kecaman dari manajer Spurs, Andre Villas-Boas. Pria Portugal yang juga mantan anak buah The Special One itu menganggap sikap FA kepada Torres sebagai aib.
Akan tetapi pendapat sebaliknya diungkapkan Mourinho. Menurutnya, keputusan FA tersebut masih sesuai dengan tradisi sepakbola Inggris yang cenderung agresif, termasuk dalam menentukan sanksi disiplin bagi pemain.
Pendapat saya simpel. Untuk beberapa alasan, sepakbola Inggris tetaplah sepakbola Inggris, dan Premier League tetap kejuaraan paling penting dan paling dicintai di seluruh dunia, ujar Mourinho.
Salah satu alasannya adalah karena orang-orang menikmati agresi, mereka menikmati emosi dan terkadang sesuatu yang sedikit tidak terkontrol.
Ditambahkan Mourinho jika kartu merah yang diterima Torres merupakan sebuah bentuk dari simulasi, dan hal tersebut tidak digemari di Inggris. Prinsip FA pun mendapat dukungan dari Mourinho.
Saya pikir FA mempertahankan prinsip mereka dan nilai-nilai dari sepakbola Inggris. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














