Mourinho: Hubungan Sepakbola & Uang Alami Banyak Perubahan
Editor Bolanet | 3 Februari 2014 10:42
- Jose Mourinho berbicara mengenai hubungan antara uang dan sepakbola jelang pertandingan melawan Manchester City dini hari nanti. Pelatih asal Portugal itu menyebut bahwa kini kondisi dan penilaian publik sudah banyak berubah. Itulah yang kemudian memaksa badan terkait membuat peraturan baru seperti Financial Fair Play.
Secara finansial, kami tidak bisa berkompetisi dengan mereka (Manchester City). Sebelum ini, dunia amat bebas. Tidak ada yang namanya Financial Fair Play. Jika anda adalah sebuah klub kaya dan pemilik amat kaya, tidak ada peraturan, itu adalah situasi yang terbuka, tutur Mourinho pada The Mirror.
Namun kini waktu sudah berubah. Banyak orang yang menilai apa yang salah 50 tahun lalu, kini menjadi sesuatu yang normal. Mungkin 10 tahun lalu investasi di bidang klub sepakbola menjadi sesuatu yang banyak dibenci, namun saat ini orang-orang mulai menerimanya dengan cara yang berbeda, pungkas The Special One.
Chelsea banyak mendapat kritik dari publik Inggris ketika mereka menjadi juara Premier League untuk kali pertama di bawah asuhan Jose Mourinho kurang lebih 10 tahun lalu. Kala itu The Blues disebut membeli trofi yang mereka raih dengan uang Roman Abramovich.
Namun kini situasi yang berbeda justru dialami oleh Manchester City. Klub yang diambilalih oleh konsorsium Qatar itu justru menjadi favorit banyak orang, meski mereka juga didukung oleh kekuatan uang seperti Chelsea. [initial]
(mir/rer)
Secara finansial, kami tidak bisa berkompetisi dengan mereka (Manchester City). Sebelum ini, dunia amat bebas. Tidak ada yang namanya Financial Fair Play. Jika anda adalah sebuah klub kaya dan pemilik amat kaya, tidak ada peraturan, itu adalah situasi yang terbuka, tutur Mourinho pada The Mirror.
Namun kini waktu sudah berubah. Banyak orang yang menilai apa yang salah 50 tahun lalu, kini menjadi sesuatu yang normal. Mungkin 10 tahun lalu investasi di bidang klub sepakbola menjadi sesuatu yang banyak dibenci, namun saat ini orang-orang mulai menerimanya dengan cara yang berbeda, pungkas The Special One.
Chelsea banyak mendapat kritik dari publik Inggris ketika mereka menjadi juara Premier League untuk kali pertama di bawah asuhan Jose Mourinho kurang lebih 10 tahun lalu. Kala itu The Blues disebut membeli trofi yang mereka raih dengan uang Roman Abramovich.
Namun kini situasi yang berbeda justru dialami oleh Manchester City. Klub yang diambilalih oleh konsorsium Qatar itu justru menjadi favorit banyak orang, meski mereka juga didukung oleh kekuatan uang seperti Chelsea. [initial]
(mir/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















