MU dan Deretan Klub Dengan Lini Depan Paling Ganas Dalam Sejarah
Aga Deta | 30 Oktober 2022 08:00
Bola.net - Perjalanan Manchester United di Premier League 2022/23 belum terlihat istimewa. Setan Merah saat ini masih tertahan di posisi ke-6 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin.
Saat ini, armada Erik ten Hag terpaut delapan angka dari Arsenal, yang berada di puncak klasemen sementara Liga Inggris. Pencapaian ini yang tak diharapkan, apalagi mengingat MU sudah menggelontorkan dana selangit guna memboyong sederet pemain ke Old Trafford.
Khusus di lini depan, pemain anyar Antony belum juga menunjukkan ketajamannya seperti yang dia toreh kala berseragam Ajax. Sejauh ini, pemain seharga Rp 1,4 triliun itu baru mengemas tiga gol. "Kami mengharapkan lebih darinya," harap Ten Hag, dilansir Football365.
Bomber asal Brasil itu belum bisa padu dengan koleganya di lini depan seperti Bruno Fernandes, Marcus Rashford, Cristiano Ronaldo dan Jadon Sancho. Jika saja mereka bisa saling bahu membahu, bukan tak mungkin Antony akan menjelma sebagai predator sekaliber tombak Manchester City, Erling Haaland.
Ngomong-ngomong soal penyerang, MU pernah sangat ditakuti pada musim 1999/2000. Ketika itu, armada Alex Ferguson sukses membungkus treble. Pencapaian itu tak lepas dari kontribusi pemain depan yang mereka punya, seperti Dwight Yorke, Andy Cole, serta Ole Gunnar Solskjaer.
Nama lain yang juga tak bisa lepas dari kejayaan Setan Merah di momen spesial itu adalah David Beckham, Ryan Giggs, Roy Keane, dan Paul Scholes. Tak hanya MU, tim-tim beken Eropa lainnya juga sangat digdaya di eranya.
Mereka memiliki sederet tukang gedor jempolan merupakan kunci kesuksesan mereka. Di bawah ini empat di antaranya:
Barcelona - 2011/2012

Dalam tiga musim terakhir, Barcelona tak pernah lagi memenangkan La Liga. Mereka terakhir kali memenangkannya pada musim 2018/2019.
Hal senada terjadi di Liga Champoins, musim 2011/2012 merupakan musim terakhir Blaugrana naik podium kehormatan. Saat ini, skuad besutan Xavi masih tertatih-tatih di Liga Spanyol, karena masih kalah kelas dibanding Real Madrid.
Ada baiknya El Barca berkaca pada musim 2011/12. Di era ini, pasukan Pep Guardiola tak terbendung.
Mereka berhasil mencetak total 190 gol. Lionel Messi, Cesc Fabregas, Xavi, Pedro, dan Alexis Sanchez merupakan nama-nama yang cemerlang. Ini merupakan musim terakhir Guardiola di Camp Nou.
Ajax - 1994/1995

Di bawah Louis van Gaal, Ajax menjadi tim yang kejam, cepat, cerdas, dan memiliki kemampuan mencetak gol. Ajax digdaya di kompetisi domestik Belanda dan Eropa.
Mereka memenangkan Eredivisie dan Liga Champions dengan memainkan sepak bola menyerang yang brilian.
Real Madrid - 2011/2012

Real Madrid mencetak rekor La Liga dengan 121 gol dari 38 pertandingan. Los Blancos memetik 174 gol luar biasa musim itu.
Pada masa tersebut, Real Madrid memiliki sederet tukang gedor tokcer seperti Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain, dan Karim Benzema. Nama terakhir masih bertahan di Santiago Bernabeu.
Chelsea - 2009/2010

Berada di bawah kendali Carlo Ancelotti, The Blues tampil sensasional. Mereka menjadi tim pertama yang mampu mencapai 100 gol di Premier League dalam satu musim.
Tak pelak lagi, dua nama yang patut disebut adalah Didier Drogba dan Nicolas Anelka. Kedua penyerang ini rata-rata mencetak 2,71 gol per pertandingan. Di musim ini mereka memenangkan Premier League.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Choki Sihotang/Editor Nurfahmi Budi
Published: 24/10/2022
Baca Juga:
- Mungkin Sudah Lupa, 4 Pemain yang Ternyata Pernah Membela Liverpool
- 4 Penyebab Liverpool Terseok-Seok di EPL Musim Ini
- Barcelona Perpanjang Rekor Buruk saat Bersua Bayern Munchen
- 2 Pelatih yang Ciptakan Rekor di Liga Champions Musim Ini: Salah Satunya Jurgen Klopp
- 8 Rekor yang Tercipta pada Hari Pertama Matchday 5 Liga Champions: Messi 3 Rekor Sekaligus
- 5 Fakta Menarik dari Matchday Kelima Fase Grup Liga Champions: Kekalahan Pertama Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19










