MU Hanya Bisa Main Bertahan? Kata Siapa Tuh!
Richard Andreas | 2 November 2021 09:20
Bola.net - Kemenangan Manchester United saat menyambangi Tottenham Hotspur terasa spesial. Akhir pekan lalu, MU menghajar Spurs dengan skor telak 3-0.
Hasil ini sangat penting bagi skuad MU dan bagi sanng pelatih, Ole Gunnar Solskjaer. Pekan sebelumnya Setan Merah dihajar Liverpool 0-5, untungnya mereka bisa langsung bangkit dan menang atas Spurs.
Permainan MU juga terlihat sudah jauh lebih baik. Seolah-olah ada dua versi MU, yakni yang kalah dari Liverpool dan yang menang atas Spurs.
Menariknya, gaya bermain MU benar-benar berbeda saat mereka mengalahkan Spurs. Apa yang baru?
Tidak main defensif
Sejak dilatih Solskjaer, muncul kabar miring soal taktik MU yang tidak jelas. MU dianggap bermain terlalu defensif, jadi sulit membangun serangan.
Namun, saat mengalahkan Spurs kemarin, gaya bermain MU jauh berbeda. Setidaknya itulah pengamatan Jamie Carragher.
"Ada yang bilang bahwa MU hanya bisa bermain bertahan mendalam, tapi mereka tidak bermain pasif lawan Spurs," kata Carragher di Sky Sports.
"Mereka bermain di garis tengah lapangan. Trio penyerang langsung menerapkan garis tekanan tinggi di tepi kotak penalti Spurs."
"Dan ketika ada bola-bola panjang, ada Maguire, Raphael Varane, dan Victor Lindelof yang menyambutnya," imbuhnya.
Ambil inisiatif
Carragher melihat MU mencoba mengontrol pertandingan, mencoba bermain ofensif. Terbbukti perubahan gaya main ini ternyata berdampak positif untuk kemenangan Setan Merah.
"Itu bukanlah gaya main tim yang bermain bertahan. Mereka mengambil inisiatif, menerapkan tekanan tinggi, bermain agresif, juga bermain dalam formasi ramping dan kompak," lanjut Carragher.
"Rasanya hampir seperti menonton Manchester City, Tottenham-nya Mauricio Pochettino, atau Liverpool-nya Jurgen Klopp."
"Mereka bermain menyerang dengan 10 pemain bersama-sama, bermain kompak," pungkasnya.
Sumber: Sport
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Beda Gaya Main MU Saat Dihajar Liverpool dan Kalahkan Spurs
Seperti Romelu Lukaku, Harry Kane Bakal Gacor Lagi di Tangan Antonio Conte
Ole Gunnar Solskjaer Akan Hibur Nuno Espirito Santo yang Baru Dipecat Tottenham
Formasi 3-5-2, Jawaban MU untuk Terapkan Tekanan Tinggi
Billy Gilmour Kesulitan di Norwich, Akankah Chelsea Menolongnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










