MU Impresif, Ole Gunnar Solskjaer Diklaim Sukses Bungkam Para Pengkritiknya
Ari Prayoga | 3 Juli 2020 07:37
Bola.net - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer diklaim telah sukses membungkam para pengkritiknya berkat performa impresif Setan Merah belakangan ini.
Ketika pertama kali ditunjuk untuk menggantikan Jose Mourinho sebagai manajer sementara, Solskjaer membuat prestasi cukup apik. Hal ini membuat manajemen United pun mempermanenkan statusnya.
Namun, setelah itu kondisinya berubah cukup drastis. Manchester United seret kemenangan sehingga membuat badai kritik pun menerjang Solskjaer.
Penilaian Paul Parker
Peruntungan Solskjaer berubah pada paruh kedua musim ini. Pria Norwegia itu sukses membuat United kembali bermain bagus dan kini tengah memburu posisi tiga besar di klasemen Premier League.
Mantan bek United, Paul Parker pun menyebut bahwa pihak-pihak yang dulu mengkritik Solskjaer kini harus menarik ucapan mereka kembali.
"Orang-orang masih sulit berkata, 'Kerja yang bagus Ole Gunnar Solskjaer', tak ada yang mau melakukannya karena banyak pihak yang ingin dia dipecat sehingga dia bisa berkata, 'kan sudah saya bilang'," ujar Parker di Eurosport.
'Saat ini dia menyakiti banyak orang, saya tak mau iri dengan kesempatan itu karena itu masih bisa terjadi, tapi dia telah membuat hidup orang sedikit lebih sulit karena betapa bagusnya kerja yang sudah ia lakukan," tambahnya.
Keberhasilan Solskjaer
Bagi Parker, para pihak yang dulu ingin agar Solskjaer dipecat dan diganti dengan Mauricio Pochettino tidak tahu alasan di balik permintaan mereka. Parker pun senang dengan keberadaan Solskjaer di tim United saat ini.
"Rekor Ole sebelum menangani United tak terlalu bagus, tapi banyak manajer mendapat pekerjaan dan kita semua mempertanyakannya, dan mereka cukup sukses," tutur Parker.
"Dia telah berhasil mengembalikan senyum pada wajah orang-orang, mengerjakan banyak PR dan berusaha mencari tahu apa yang dibutuhkan United di luar lapangan," imbuhnya.
"Masih adalah masalah yang perlu dibereskan, tapi dia ada di posisi untuk mengubah budaya dan membuat orang-orang di klub lebih memikirkan soal meraih kemenangan dan trofi, ketimbang mengkhawatirkan soal keungungan di pasar," tukasnya.
Sumber: Eurosport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














