MU Kalah, Mourinho Bingung Mau Bilang Apa
Richard Andreas | 28 Agustus 2018 09:00
- Manchester United kembali meraih hasil negatif di pekan ketiga Premier League 2018/19. Menjamu Tottenham Hotspur di Old Trafford, Selasa (28/8) dini hari WIB, gawang Setan Merah dijebol tiga kali tanpa balas.
Permainan MU sangat buruk. Koordinasi pertahanan yang kacau kembali menjadi titik lemah MU. MU benar-benar kalah kelas dari Tottenham di segala sisi, mulai dari barisan bek sampai para penyerang.
Pasca pertandingan tersebut, pelatih MU, Jose Mourinho tak bisa berdalih banyak. Dia hanya bisa berterima kasih pada para pendukung MU yang mau terus mendukung sampai laga berakhir. Menurut Mourinho, pendukung MU bersikap demikian karena tak banyak membaca berita-berita buruk di media.
Seluruh fan kami tak membaca koran. Semua fan kami tak melihat televisi. Semua fan kami lebih cerdas dari itu, jelas Mourinho dikutip dari express.
Baca analisis Chris Sutton terkait komentar Mourinho di bawah ini:
Kehabisan Alasan

Meski demikian, salah satu analis sepak bola BBC, Chris Sutton tak percaya dengan dalih Mourinho. Menurutnya, Mourinho berkata demikian hanya karena dia kehabisan alasan atas penampilan buruk timnya.
Jose Mourinho terdengar seperti dia sudah kehilangan alasan di komentarnya pasca pertandingan karena kita semua menonton pertandingan itu, dan mereka (MU) jelas kalah kelas, ungkap Sutton.
Saya pikir Spurs tampil sangat baik di awal laga, dan ketika mereka meningkatkan permainan, mereka berhasil mengeksploitasi tim yang tak punya pemimpin.
Saling Menyalahkan

Lebih lanjut, Sutton meyakini skuat MU saat ini sedang tak harmonis. Dia menilai para pemain MU saling menyalahkan satu sama lain dan mulai tak percaya diri bermain di bawah bimbingan Mourinho.
Sekarang ada permainan saling menyalahkan yang terjadi di sini (MU) dan para pemain terlihat seperti tak ingin bermani untuk dia (Mourinho).
Sutton juga mencemaskan Old Trafford yang sudah kehilangan keangkerannya. Dahulu, banyak tim yang ketakutan saat mengetahui akan tampil di Old Trafford. Kini, justru sebaliknya.
(Kekalahan MU) ini bukanlah kebetulan. Dahulu ini adalah tempat yang ditakuti tim lain. Sekarang sudah tak demikian, tandasnya. (bbc/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Wakil Indonesia, Benzer Ridel berhasil menjuarai turnamen eSports pada gim Clash of Royale setelah menaklukkan China di final.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











