MU Tersingkir dari Liga Champions, Taktik Ole Gunnar Solskjaer Dianggap Tak Masuk Akal
Ari Prayoga | 11 Desember 2020 11:05
Bola.net - Mantan pemain Manchester United, Paul Parker menganggap pemilihan taktik Ole Gunnar Solskjaer tak masuk akal dalam laga kontra RB Leipzig tengah pekan kemarin.
Kekalahan 2-3 di markas RB Leipzig, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB kemarin membuat Manchester United harus mengakhiri babak penyisihan grup sebagai peringkat ketiga Grup H.
Akibatnya, United pun gagal melaju ke fase knock-out dan harus melanjutkan petualangan mereka di Eropa dengan bermain di babak 32 besar Liga Europa.
Penilaian Parker
Parker menyoroti keputusan Solskjaer untuk memainkan dua gelandang bertahan dalam laga tersebut, yakni duet Scott McTominay dan Nemanja Matic.
"Solskjaer terlalu bergantung pada taktik memainkan dua gelandang bertahan sepanjang waktu. Itu tidak masuk akal," ujar Parker kepada Eurosport.
"Dia memasuki pertandingan di mana dia tidak bisa mencari hasil imbang, tetapi ketika Anda menurunkan dua pemain bertahan di tengah, pelatih mereka [Julian Nagelsmann] tidak percaya apa yang mereka lakukan," imbuhnya.
Bandingkan dengan MU Dulu
Lebih lanjut, Parker membandingkan taktik yang diusung Solskjaer dengan taktik dari Sir Alex Ferguson di era ketika dirinya masih bermain dulu.
"Babak pertama itu memberi tahu Anda mengapa Manchester United melakukan pemilihan tim yang salah dan Anda tidak bisa terus tampil melawan tim bagus dan mengubah sistem Anda di setiap pertandingan," tutur Parker.
"Ketika saya bermain untuk United kami memakai formasi 4-4-2 dan kemudian ketika Eric Cantona datang, menjadi 4-4-1-1. Formasinya sangat fleksibel. Semua pemain akan melakukan tugas pemain lain. Mereka tidak fleksibel dalam hal yang mereka lakukan." tukasnya.
Sumber: Eurosport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





