Musim Hampa Manchester United: Karam di Dua Piala Domestik, Hanya 40 Laga, Paling Sedikit Sejak Perang Dunia I
Editor Bolanet | 12 Januari 2026 09:30
Bola.net - Tidak ada manajer permanen, tidak ada trofi yang bisa dikejar, dan kini, nyaris tidak ada lagi harapan. Peluit akhir laga melawan Brighton di Old Trafford tidak hanya disambut cemoohan, tetapi juga keheningan yang memekakkan telinga.
Kekalahan di Piala FA tersebut memunculkan satu statistik brutal yang menggambarkan betapa kerdilnya musim Manchester United kali ini: 40 pertandingan.
Ini adalah jumlah total laga yang akan dimainkan United sepanjang musim, sebuah rekor musim terpendek sejak kampanye 1914-15, di mana saat itu kompetisi piala ditiadakan akibat meletusnya Perang Dunia I.
Sejarah Kelam Terulang
Musim ini menjadi catatan sejarah yang ingin segera dilupakan oleh publik Old Trafford. Setelah tersingkir oleh Grimsby di putaran kedua Carabao Cup, kekalahan perdana dari Brighton di ajang Piala FA memastikan United terlempar dari dua kompetisi domestik di rintangan pertama.
Catatan buruk ini terakhir kali terjadi pada musim 1981-82.
Ironi semakin terasa pekat dengan kehadiran Danny Welbeck. Mantan penyerang United ini kembali menjadi mimpi buruk, membawa déjà vu menyakitkan. Terakhir kali United memainkan 45 pertandingan atau kurang dalam satu musim adalah 11 tahun lalu. Kala itu, Welbeck mencetak gol kemenangan untuk Arsenal di Old Trafford.
Realitas Pahit Darren Fletcher

Dengan Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick disebut-sebut sebagai kandidat untuk posisi interim, Darren Fletcher yang kini memegang kendali sebagai pelatih interim menghadapi beban berat.
Saat ini, United adalah satu dari tiga tim Premier League—bersama Bournemouth dan Everton—yang hanya menyisakan jadwal liga domestik hingga Mei nanti. Bahkan lima tim terbawah di klasemen pun masih memiliki peluang matematis meraih trofi musim ini. Bagi United, kapal menuju tangga juara sudah resmi karam.
Satu-satunya target tersisa adalah tiket Liga Champions. Namun, jarak poin dan performa tim membuat target ini terasa jauh dari jangkauan.
Dalam pernyataan resminya, Fletcher mencoba tetap realistis namun tegas mengenai standar klub.
"Hal itu (kualifikasi Liga Champions) masih bisa dicapai musim ini. Ini bukan hal yang ingin didengar penggemar tentang Manchester United. Mereka seharusnya memenangkan piala dan menantang gelar Premier League," terang Fletcher usai pertandingan.
"Di situlah posisi kami saat ini. Kami harus menghadapinya. Ini bukan level Manchester United dan bukan apa yang diharapkan. Tapi kami harus melakukan sesuatu. Kami harus mengambil langkah maju dengan lolos ke Liga Champions.," lanjutnya.
"Para pemain harus bangkit. Saya menantang mereka untuk melakukannya, mereka memiliki kualitas dan kepemimpinan yang cukup. Jangan sia-siakan musim ini, itulah tantangan yang saya tetapkan," tegasnya.
Vonis Superkomputer: Peluang di Bawah 5 Persen

Optimisme Fletcher berbenturan keras dengan data statistik. Lolos ke Liga Champions mungkin dianggap "sukses" bagi standar United saat ini, namun jalan menuju ke sana penuh terjal.
Dua laga berikutnya adalah mimpi buruk: menjamu Manchester City dan bertandang ke markas Arsenal. Fletcher sendiri mengakui timnya saat ini dalam kondisi "rapuh". Jika gagal mendulang poin di dua laga ini, United bisa tertinggal sembilan poin dari empat besar.
Analisis data dari Opta Supercomputer memberikan gambaran yang lebih suram:
- Peluang Man United finis di empat besar hanya 4,9 persen.
- Ada empat tim lain yang secara statistik lebih berpeluang daripada MU, termasuk Brentford (posisi 5) yang dinilai memiliki peluang dua kali lebih besar.
- Prediksi akhir Man United adalah finis di posisi kedelapan, terpaut 10 poin dari zona Liga Champions.
Jika prediksi ini terwujud, rezim Sir Jim Ratcliffe dan INEOS akan menghadapi kemungkinan nyata: dua musim penuh berturut-turut tanpa trofi dan tanpa kompetisi Eropa.
Protes di Ujung Tanduk
Ketidakpuasan suporter mulai memuncak. Spanduk yang mempertanyakan kemampuan Ratcliffe memperbaiki situasi sudah terlihat, dan protes direncanakan akan digelar pada laga kandang melawan Fulham mendatang terkait struktur kepemilikan yang dianggap tidak layak.
Bagi para penggemar setia yang memadati Old Trafford, mungkin hanya ada satu "sisi positif" dari kekalahan melawan Brighton: dengan hanya 17 pertandingan tersisa, penderitaan menyaksikan tim kesayangan mereka musim ini akan berakhir lebih cepat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diperingatkan Soal Tekanan di Manchester United, Senne Lammens Justru Tampil Tanpa Beban
Liga Inggris 27 Februari 2026, 05:30
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Sudah Waktunya Viktor Gyokeres Disamakan dengan Thierry Henry!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Mantan Tangan Kanan Shin Tae-yong Gabung Persijap Jepara di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 08:13
-
Ambisi Besar di HUT ke-71 PBVSI: Tembus Olimpiade 2032
Voli 27 Februari 2026, 08:01
-
Senne Lammens Selalu Siap Hadapi 'Royal Rumble' di Kotak Penalti Man United
Liga Inggris 27 Februari 2026, 06:32
-
Rekap Playoff Liga Europa Tadi Malam: Calvin Verdonk Bakal Main di Babak 16 Besar!
Liga Eropa UEFA 27 Februari 2026, 05:45
-
Diperingatkan Soal Tekanan di Manchester United, Senne Lammens Justru Tampil Tanpa Beban
Liga Inggris 27 Februari 2026, 05:30
-
Respek! Kiper Nantes Pura-pura Cedera demi Bantu Rekan Setim Buka Puasa Ramadan
Liga Eropa Lain 27 Februari 2026, 05:15
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







