Nasiruddin Pernah Dihukum PSSI Larangan Tampil 10 Tahun
Editor Bolanet | 22 Juli 2015 17:21
- Nasiruddin terbukti terlibat dengan menawarkan 11 ribu dolar Amerika Serikat ke Timor Leste di ajang SEA Games 2015. Nasiruddin juga bersekongkol menyuap mantan pemain Timor Leste, Moises Natalino De Jesus, dengan membujuk mengalah pada laga melawan Malaysia.
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, menyebut bahwa hukuman larangan 10 tahun pun pernah dijatuhkan karena Nasiruddin dinilai tidak adil dalam memimpin pertandingan.
Soal kasus Nasiruddin, memang pernah, namun tidak sampai ke tahap penyelidikan tindak pidana pengaturan skor, karena tidak ada delik aduan. Memang, ada indikasi ke arah pengaturan skor, tapi tidak cukup bukti untuk dilaporkan ke polisi, kata Aristo.
Nasiruddin yang juga pernah menjadi wasit di sepak bola Indonesia tersebut, disebut PSSI pernah terlibat masalah serupa. Yakni, terjadi pada 1997.
Berdasarkan rekam jejaknya, tindakan pria berusia 52 tahun itu bukan yang pertama. Pria ini merupakan sosok yang pernah akrab dengan sepak bola Indonesia. Dia diketahui merupakan mantan wasit Indonesia yang berusia 52 tahun dari unifikasi PSSI 17 Maret 2013 pada jaman era PSSI Djohar Arifin, imbuhnya.
Nasiruddin terlibat dalam kasus yang sama dan dalam ajang yang sama yaitu terbukti terlibat match fixing dalam ajang SEA Games 1997. Kasus tersebut juga menyeret nama Djafar Umar yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Wasit PSSI pada tahun 1998 yang terbukti menerima suap dan dilarang aktif di sepak bola selama 20 tahun, sambungnya.
Bahkan sebelumnya Nasiruddin saat itu mendapat hukuman. Nasiruddin pernah dihukum larangan berkecimpung dalam sepak bola Indonesia selama 10 tahun dan ironisnya, 'Sang Mantan Wasit’ kini terjerat kasus yang sama di negara tetangga, pungkasnya. (esa/dzi)
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, menyebut bahwa hukuman larangan 10 tahun pun pernah dijatuhkan karena Nasiruddin dinilai tidak adil dalam memimpin pertandingan.
Soal kasus Nasiruddin, memang pernah, namun tidak sampai ke tahap penyelidikan tindak pidana pengaturan skor, karena tidak ada delik aduan. Memang, ada indikasi ke arah pengaturan skor, tapi tidak cukup bukti untuk dilaporkan ke polisi, kata Aristo.
Nasiruddin yang juga pernah menjadi wasit di sepak bola Indonesia tersebut, disebut PSSI pernah terlibat masalah serupa. Yakni, terjadi pada 1997.
Berdasarkan rekam jejaknya, tindakan pria berusia 52 tahun itu bukan yang pertama. Pria ini merupakan sosok yang pernah akrab dengan sepak bola Indonesia. Dia diketahui merupakan mantan wasit Indonesia yang berusia 52 tahun dari unifikasi PSSI 17 Maret 2013 pada jaman era PSSI Djohar Arifin, imbuhnya.
Nasiruddin terlibat dalam kasus yang sama dan dalam ajang yang sama yaitu terbukti terlibat match fixing dalam ajang SEA Games 1997. Kasus tersebut juga menyeret nama Djafar Umar yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Wasit PSSI pada tahun 1998 yang terbukti menerima suap dan dilarang aktif di sepak bola selama 20 tahun, sambungnya.
Bahkan sebelumnya Nasiruddin saat itu mendapat hukuman. Nasiruddin pernah dihukum larangan berkecimpung dalam sepak bola Indonesia selama 10 tahun dan ironisnya, 'Sang Mantan Wasit’ kini terjerat kasus yang sama di negara tetangga, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Grand Final Proliga 2026, 21-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 09:42
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00












