Nedved Ungkap Ibrahimovic Payah Soal Finishing
Editor Bolanet | 12 Oktober 2016 14:10
Pemain Swedia mendarat untuk kali pertama di Italia usai bermain untuk Ajax Amsterdam, kurang lebih 12 tahun silam.
Dan menurut Nedved, Ibra kemudian mengalami banyak perkembangan setelah ia melahap sesi latihan demi sesi latihan di bawah asuhan manajer kawakan, Fabio Capello.
Terkait rekan setim, saya punya banyak pemain terbaik dan saya tidak ingin menyinggung siapapun, tutur Nedved menurut iDNES.
Jika saya harus memilih satu, saya akan memilih Zlatan Ibrahimovic. Dia adalah striker yang mampu menusuk daerah pertahanan lawan, ia punya kekuatan dan tinggi badan yang menakutkan, juga teknik yang sempurna.
Namun demikian, ketika datang ke Juventus ia tidak punya finishing. Apa yang anda lihat sekarang sebagian besar terjadi karena Fabio Capello melatihnya selama setengah jam, khusus untuk mengasah tembakannya, setiap hari. [initial]
(idn/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











