Nemanja Matic Sindir Pandit yang Sering Kritik MU: Mereka Dibayar untuk Bicara!
Asad Arifin | 15 April 2020 08:37
Bola.net - Gelandang Manchester United, Nemanja Matic, menyindir pada pandit yang sering mengkritik performa tim. Sebab, beberapa di antara para pandit tersebut adalah pemain yang pernah membela Setan Merah.
Pandit merupakan seolah yang ahli di bidangnya, dalam hal ini sepak bola. Mereka biasanya menjadi komentator atau analis dalam tayangan sepak bola. Mereka juga biasanya menulis di media.
Di antara beberapa pandit yang punya komentar pedas, Gary Neville salah satunya. Mantan kapten Manchester United itu sering memberi komentar pedas. Bahkan kepada sang mantan klub dan para pemain mudanya.
"Yang saya sesalkan adalah ketika mereka tahu bahwa Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku akan pergi sejak berbulan-bulan yang lalu, mereka seharusnya bisa mendatangkan pemain yang lebih baik," kritik Neville pada United.
"Untuk saat ini mereka terlihat kesulitan bergerak dengan cerdas di bursa transfer," sambungnya terkait transfer Odion Ighalo.
Harusnya Mendukung Manchester United
Gary Neville bukan satu-satunya pandit yang sering memberi komentar pedas untuk Manchester United. Paul Scholes, Roy Keane, dan Rio Ferdinand juga sering melakukan hal yang sama. Mereka semua legenda di Old Traford.
"Saya pikir itu adalah tugas mereka jika mereka tampil di televisi, itu tugas mereka untuk berbicara sesuatu," buka Nemanja Matic dikutip dari Omnisport.
"Terkadang mereka mengatakan yang sejujurnya, mungkin, terkadang mereka juga mengkritik para pemain muda yang menurut saya itu tidak baik," sambung pemain berusia 31 tahun.
Dalam kapasitas mereka sebagai legenda Manchester United, Nemanja Matic menilai komentar-komentar pedas para pandit harusnya bisa lebih baik. Komentar mereka bisa berpengaruh pada perkembangan para pemain muda.
"Terutama jika Anda mantan pemain Manchester United dan Anda mengkritik para pemain dan Anda tahu Anda pernah berada di posisi itu pada 10, 15, atau 20 tahun yang lalu, itu tidak baik," kata Nemanja Matic.
Dibayar untuk Bicara
Namun, Nemanja Matic juga tidak bisa melarang mereka untuk berbicara atau mengkritik performa Manchester United. Sebab, itu adalah bagian dari pekerjaan mereka dan mereka harus melakukan dengan profesional.
"Anda harus membantu para pemain jika Anda bisa. Tetapi mereka mungkin mendapatkan uang untuk bekerja di sana dan mereka harus mengatakan sesuatu," kata mantan pemain Chelsea tersebut.
Sumber: Omnisport
Baca Ini Juga:
- Manchester United Sudah Kantongi Alternatif Jadon Sancho, Siapa Dia?
- Apakah Donny van de Beek Jadi ke Manchester United?
- Jika Tidak ke Manchester United, Paul Pogba Mungkin akan Berlabuh di Arsenal
- Tak Lebih Baik dari Tottenham, Kane Diyakini tak Akan Pindah ke Man United
- Henderson Masih Ngebet untuk Membela Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Grand Final Proliga 2026, Gelar Juara Siap Diperebutkan dengan Format Best of Three
Voli 21 April 2026, 08:50
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Grand Final Proliga 2026, 21-26 April 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 21 April 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00










