Nihil Gelar Juara, Klopp Sudah Dibunuh jika Melatih di Italia
Asad Arifin | 3 Mei 2019 11:24
Bola.net - - Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini menilai karir Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino cukup beruntung di timnya. Jika melatih klub asal Italia, keduanya mungkin sudah dibunuh karena tidak memberi gelar juara.
Pochettino menjadi sorotan atas kinerja apiknya bersama Tottenham Hotspur beberapa musim terakhir. Pada musim 2018/19, pria asal Argentina itu mampu membawa Spurs lolos ke semifinal Liga Champions. Sebuah capaian yang di luar prediksi.
Sementara, Klopp juga mampu membawa Liverpool melaju ke semifinal pada musim 2018/19. Bahkan, di musim 2017/18 lalu, pelatih asal Jerman ini membawa The Reds melaju ke final. Tapi, Liverpool kalah dari Real Madrid di laga puncak.
Simak komentar Roberto Mancini selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bisa Dibunuh jika di Italia
Ada kesamaan dalam karir Pochettino dan Klopp di klubnya. Bukan sama-sama melaju ke semifinal Liga Champions pada musim 2018/19 ini, melainkan keduanya belum memberikan gelar juara pada klub yang dilatihnya. Ya, mereka belum meraih gelar juara.
Capaian epik Klopp di Liverpool adalah mencapai tiga laga final yakni: Piala Liga musim 2015/16, Liga Europa musim 2015/16 dan Liga Champions musim 2017/18. Tiga kalai melaju ke final, tiga kali pula Klopp gagal menjadi juara.
"Jurgen Klopp sudah berada di Liverpool selama tiga tahun tapi tidak mampu memenangkan apa pun. Meskipun dia punya musim yang menyenangkan," buka Mancini dikutip dari Football Italia.
"Pochettino sudah berada di Tottenham selama lima tahun, dia punya tim yang sangat bagus. Dalam lima tahu, dia belum memenangkan apa pun. Di Italia, mereka sudah membunuh orang yang seperti itu," sambung mantan pelatih Manchester City.
"Kami melebih-lebihkan apa yang terjadi di Italia," keluhnya.
Pujian untuk Lionel Messi
Sementara itu, Roberto Mancini, turut memberikan pujian pada Lionel Messi atas aksi gemilangnya di laga melawan Liverpool, Kamis (2/5) lalu. Messi mencetak dua gol dan membawa Barcelona menang dengan skor 3-0 pada laga leg pertama semifinal Liga Champions 2018/19 itu.
Dengan tambahan dua gol ke gawang The Reds, Messi kini telah mencetak 12 gol dan memimpin daftar top skor Liga Champions musim 2018/19. Messi juga telah mencatatkan gol yang ke-600 sepanjang karirnya di level klub.
"Messi berada pada level Diego Maradona. Jika dibandingkan dengan masa lalu, ketika para penyerang tampak suram, hari ini sepertinya lebih mudah. Tapi, Messi memang berasal dari planet lain." kata Mancini memuji.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












