Oxlade-Chamberlain Pergi Bukan Karena Arsenal Nirprestasi, Lantas Apa?
Yaumil Azis | 17 April 2020 06:03
Bola.net - Alex Oxlade-Chamberlain memutuskan untuk meninggalkan Arsenal pada tahun 2017 lalu untuk memenuhi panggilan dari Liverpool. Dua musim setelah kedatangannya, pria asal Inggris itu berhasil meraih trofi Liga Champions.
Ox, sapaan akrabnya, merupakan salah satu pemain muda yang bersinar di Arsenal. Namun berbeda dengan sosok muda lainnya, Ox bukanlah jebolan akademi the Gunnes. Ia merupakan rekrutan dari Southampton.
Oxlade bergabung dengan Arsenal saat usianya masih cukup belia, yakni 17 tahun. Namun karena kualitasnya, ia jadi bisa mendapatkan kesempatan bermain dari sang pelatih, Arsene Wenger.
Pada musim perdananya, Ox berhasil mengumpulkan 26 caps di berbagai kompetisi. Secara total ia bermain sebanyak 198 kali dengan catatan 20 gol dari tujuh musim kiprahnya di Emirates Stadium.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bukan karena Arsenal Nirprestasi
Banyak yang menduga bahwa motivasi Ox meninggalkan the Gunners adalah trofi. Seperti yang diketahui, Arsenal dalam beberapa tahun belakangan ini sedang seret prestasi.
Sebenarnya, raihan trofi Ox di Arsenal cukup banyak. Arsenal dalam kurun waktu tujuh musim itu berhasil mendulang tiga trofi FA Cup dan tiga dari Community Shield.
Namun jika dibandingkan dengan raihannya bersama the Reds, jelas trofi FA Cup jadi terasa kalah bergengsi. Namun Ox menegaskan bahwa dirinya pindah bukan karena masalah juara ataupun tidaknya Arsenal.
"Saya tidak ingin berkata bahwa saya hengkang dari Arsenal karena tidak percaya bahwa kami bisa juara," ujarnya kepada legenda Arsenal, Ian Wright.
Gara-gara Posisi
Ox kemudian menjelaskan alasannya pergi secara lebih spesifik. Ternyata, keputusannya didasari oleh posisi bermain, di mana dirinya tidak merasa nyaman dengan peran yang diberikan oleh Wenger kala itu.
"Saya tidak yakin bawa saya bakalan bisa bermain pada posisi yang saya inginkan, dan hanya itu," lanjut pria berusia 26 tahun tersebut.
"Saya memenangkan Liga Champions, sudah jelas bahwa itu adalah mimpi yang menjadi nyata dan bonus besar, namun saya tidak merasa seperti 'Ah, seperti yang sudah saya katakan' [di Arsenal]," pungkasnya.
Oxlade pernah berulang kali mengatakan bahwa posisi gelandang sentral merupakan tempat favoritnya. Sesuatu yang jarang ia dapatkan selama bersama Arsenal, namun sering dilakoni sewaktu memperkuat Liverpool.
(Independent)
Baca juga:
- Steven Gerrard Puji Mentalitas 'Monster' Ala Liverpool
- 20 Penyerang Terbaik di 5 Liga Top Eropa Musim Ini, Ronaldo Hanya Nomor 3
- Premier League Terus Dijalankan Atau Dihentikan? Ini Kata Eks Liverpool
- Mamadou Sakho Ungkap Alasannya Pilih Liverpool Ketimbang Barcelona
- Jamie Carragher ungkap Lawan-lawan Terkuat di Sepanjang Karirnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23












