Panas! Antonio Conte Balas Hinaan Diego Costa: Di Sepak Bola Ada Orang Cerdas dan Orang Bodoh!
Editor Bolanet | 28 Januari 2026 10:40
Bola.net - Perang dingin antara Antonio Conte dan Diego Costa kembali memanas secara terbuka. Sang pelatih Napoli memberikan balasan yang sangat menohok kepada mantan anak asuhnya tersebut.
Sebelumnya, Diego Costa melontarkan serangan personal yang brutal kepada Conte. Ia menyebut pelatih asal Italia itu sebagai sosok manusia terburuk yang pernah ditemuinya.
Conte yang sedang pusing dengan performa Napoli, tidak tinggal diam mendengar hal itu. Ia memanfaatkan sesi konferensi pers jelang laga melawan Chelsea untuk menyerang balik.
Eks manajer Chelsea itu tanpa ragu menyebut Costa masuk dalam kategori orang bodoh. Drama lama di Stamford Bridge pun kembali diungkit ke publik.
Sebut Costa Orang Bodoh

Conte ditanya oleh awak media mengenai komentar miring Costa di sebuah podcast. Dengan wajah dingin, ia mengaku malas menanggapi omongan tidak penting.
Namun, kalimat selanjutnya justru menjadi serangan fatal bagi reputasi Costa. Conte menyiratkan bahwa striker naturalisasi Spanyol itu tidak cerdas.
"Sejujurnya, saya tidak membuang energi membaca atau mengikuti apa pun yang dikatakan di surat kabar," buka Antonio Conte.
Conte menegaskan bahwa ia tidak punya waktu untuk meladeni komentar sampah. Ia lebih memilih fokus membenahi timnya yang sedang krisis.
"Di sepak bola, ada orang cerdas dan orang bodoh, jadi saya tidak akan membuang waktu saya membaca apa yang mereka katakan," sindir Conte telak.
Bongkar Aib di Kamar Ganti

Conte lantas membuka kartu lama saat mereka bekerja sama di Chelsea musim 2016/17. Kala itu, mereka sukses meraih gelar juara Premier League bersama.
Namun, Conte membocorkan fakta bahwa Costa sebenarnya tidak loyal. Sang striker disebut berkali-kali merengek minta dijual saat kompetisi berjalan.
"Costa bersama saya selama satu musim. Saya bisa bicara soal sepak bolanya: Kami memenangkan liga," kenang Conte.
Prestasi di lapangan ternyata tidak sejalan dengan sikap sang pemain. Conte menyebut Costa sebagai benalu dalam tim juara tersebut.
"Dan kemudian dia mencoba hengkang tiga kali di musim yang sama. Setelah itu, saya tidak tahu apa yang terjadi," ungkapnya.
Awal Mula Hinaan Costa
Kemarahan Conte ini dipicu oleh pernyataan Costa di podcast "The Obi One" milik John Obi Mikel. Costa memberikan testimoni buruk soal karakter Conte.
Mantan bomber Atletico Madrid itu mengakui kualitas taktik Conte. Namun, ia membenci kepribadian sang pelatih di luar lapangan.
"Conte oke sebagai pelatih profesional, tapi sebagai pribadi, dia adalah hal terburuk yang bisa Anda miliki setiap hari. Itu sangat buruk," tuduh Diego Costa.
Costa menggambarkan suasana latihan di bawah Conte sangat mencekam. Tidak ada rasa percaya antara pelatih dan pemain.
"Dia adalah orang yang tidak mempercayai orang lain, dia pikir dia tahu segalanya. Anda tidak menikmati latihan bersamanya," tambahnya.
Serang Kehidupan Pribadi
Tidak berhenti di situ, Costa bahkan melontarkan ejekan yang sangat personal. Ia membawa-bawa kehidupan rumah tangga Conte dalam kritiknya.
Costa menyebut Conte selalu berwajah masam karena hidupnya tidak bahagia. Komentar inilah yang dinilai sudah melampaui batas kewajaran.
"Dia selalu marah, selalu bermuka masam. Dia mungkin tidak berhubungan seks di rumah karena dia pria yang sangat pahit," ejek Costa.
Costa juga mengklaim bahwa dirinya lebih dicintai di ruang ganti Chelsea. Sementara Conte disebutnya sebagai sosok yang dibenci semua orang.
"Jika saya kembali, para pemain ingin saya kembali tetapi tidak ada yang menyukainya. Itu sebabnya dia tidak bertahan lama," tutup Costa.
Perseteruan ini menambah bumbu pedas jelang laga reuni Conte melawan Chelsea di Liga Champions. Publik kini menanti apakah Conte bisa membuktikan "kecerdasannya" di lapangan hijau.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Hari Ini: 18 Pertandingan Digelar Serentak
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:27
-
Liga Champions Matchday Terakhir: Napoli dan Benfica Siaga 1
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:13
-
Liga Champions: Menurut Keyakinan Rosenior, Walau Terluka Napoli Masih Berbahaya
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:03
LATEST UPDATE
-
Man City vs Galatasaray: Pulang ke Etihad, Ilkay Gundogan Merasa Aneh
Liga Champions 28 Januari 2026, 12:48
-
Jeremy Doku Sesumbar! Yakin Musim Ini Bakal jadi Tahun Terbaik di Man City
Liga Inggris 28 Januari 2026, 12:41
-
Apa yang Dibutuhkan Real Madrid untuk Finis di Delapan Besar Liga Champions?
Liga Champions 28 Januari 2026, 12:20
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions, 4 Klub Dipastikan Tersingkir
Liga Champions 28 Januari 2026, 12:12
-
Liga Champions Memanas, 5 Klub Inggris Masih Kejar Delapan Besar, Arsenal Aman
Liga Champions 28 Januari 2026, 11:40
-
Mengapa Erling Haaland Mandul, Guardiola?
Liga Inggris 28 Januari 2026, 11:36
-
Jujur Banget! Pep Guardiola Akui Oscar Bobb Ngebet Tinggalkan Man City
Liga Inggris 28 Januari 2026, 11:28
-
Minta Maaf Setengah Hati ala Pep Guardiola: Menyesal, Lalu Serang Balik Bos PGMOL
Liga Inggris 28 Januari 2026, 11:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05



